Son Heung-min Umumkan Kepergian dari Tottenham Setelah Satu Dekade Jadi Legenda Spurs
Cairscore – Tottenham Hotspur menghadapi momen akhir sebuah era. Kapten mereka, Son Heung-min, secara mengejutkan mengumumkan pada konferensi pers di Seoul, Sabtu (2/8/2025), bahwa ia akan meninggalkan klub yang telah menjadi rumahnya selama hampir satu dekade pada akhir musim panas ini. Pengumuman yang penuh emosi ini disampaikan di depan wartawan di kota kelahirannya, Seoul, tempat Spurs sedang menjalani tur pra-musim Asia, menandai akhir perjalanan epik salah satu pemain paling dicintai dalam sejarah klub.
“Dengan hormat, klub membantu saya dengan keputusan ini,” kata Son yang terlihat sangat tergugah, mengawali konferensi pers yang sejatinya ditujukan untuk membahas pertandingan pra-musim melawan Newcastle United. Pemain berusia 33 tahun itu, yang bergabung dengan Tottenham dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2015 dengan nilai transfer sekitar £22 juta, telah menjadi ikon selama 9 musim penuh di London Utara, mengoleksi lebih dari 450 penampilan dan mencetak 173 gol untuk klub. “Sebelum kita memulai konferensi pers, saya ingin mengatakan bahwa saya telah memutuskan untuk meninggalkan klub musim panas ini,” ujarnya tegas namun dengan suara berat.
Keputusan untuk pergi datang di tengah pencapaian puncak kariernya bersama Spurs – memenangkan Liga Europa musim lalu, gelar Eropa pertama Tottenham dalam 41 tahun. Namun, Son mengaku musim itu juga diwarnai perjuangan melawan cedera kaki dan performa yang menurut standar tingginya sendiri kurang konsisten. “Memenangkan gelar di Eropa terasa seperti saya telah mencapai semua yang saya bisa di sini,” ungkapnya, mengisyaratkan bahwa trofi tersebut menjadi titik kulminasi yang sempurna sekaligus penutup yang manis. Ia mengakui bahwa kemenangan bersejarah itu memainkan “peran besar” dalam pemikiran panjangnya untuk mencari tantangan baru.
“Itu adalah keputusan tersulit yang pernah saya buat dalam karier saya. Kenangan yang luar biasa. Sangat sulit untuk membuat keputusan itu*,ujar Son, yang terlihat beberapa kali menahan air mata. Didampingi oleh manajer barunya, Thomas Frank – yang baru bergabung dari Brentford bulan Juni lalu – Son menjelaskan motivasi mendalam di balik keputusan monumental ini. “Saya butuh lingkungan baru untuk mendorong diri saya. Saya butuh sedikit perubahan — 10 tahun itu waktu yang sangat lama. Saya datang ke London utara saat masih anak-anak, usia 23 tahun, usia yang sangat muda. Saya meninggalkan klub ini sebagai pria dewasa, pria yang sangat bangga.” Ia mengaku telah menghabiskan banyak waktu untuk merenung dan terus-menerus berdebat dengan dirinya sendiri mengenai keinginan untuk merasakan sepak bola di tempat yang berbeda.
Meski beredar kuat rumor yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat, Son memilih untuk belum mengungkapkan tujuan selanjutnya. “Saya belum bisa membagikan rencana saya selanjutnya,” katanya, memfokuskan perhatian pada penghormatan terakhirnya untuk Tottenham dan para penggemarnya.
Manajer Thomas Frank, yang belum sempat benar-benar bekerja sama dengan Son di lapangan, menyampaikan penghormatan yang mendalam kepada sang kapten. “Bagi saya, secara pribadi, saya akan senang sekali bekerja dengan orang dan pemain yang fantastis ini*,” ujar Frank. “Dia adalah legenda Spurs sejati dalam segala hal, salah satu pemain terhebat yang pernah bermain di Liga Premier.” Kata-kata Frank menegaskan status legendaris Son di klub, di mana dedikasinya, etos kerjanya, dan gol-gol spektakulernya telah mengukirnya dalam hati para pendukung.
Pengumuman ini memberikan konteks baru pada bursa transfer Tottenham musim panas ini yang relatif sepi. Sejauh ini, Spurs baru mendatangkan gelandang serang Mohammed Kudus dari West Ham United. Rencana besar mereka untuk merekrut Morgan Gibbs-White dari Nottingham Forest dengan bandrol sekitar £60 juta juga dilaporkan menemui jalan buntu. Kepergian Son, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Spurs di kompetisi Eropa dan pemain Asia tersukses dalam sejarah Liga Premier, meninggalkan lubang besar baik secara teknis maupun kepemimpinan di skuad.
Son dijamin akan mendapatkan sambutan meriah dan penuh penghormatan dari puluhan ribu penggemar tuan rumah saat ia memimpin Tottenham melawan Newcastle United di Stadion Piala Dunia Seoul, Minggu besok. Pertandingan itu kemungkinan besar akan menjadi penampilan terakhirnya mengenakan seragam Spurs di tanah kelahirannya, mengantarkannya menuju babak baru karier sepak bola yang gemilang setelah memberikan begitu banyak kenangan tak terlupakan bagi Tottenham Hotspur dan sepak bola Inggris selama satu dekade penuh. Kepergiannya menandai berakhirnya salah satu babak paling cemerlang dalam sejarah modern klub.
-
23 Oct 2026Kursi Panas Manchester United Tak Pernah Aman, Michael Carrick Terancam Jadi Korban Berikutnya Usai Era Ferguson
-
23 Oct 2026Bruno Fernandes Soroti Taktik Michael Carrick, Manchester United Makin Terpuruk Usai Dibantai Como 4-1
-
21 Oct 2026Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati
-
21 Oct 2026Atlético Madrid Tahan Gempuran Stuttgart
-
19 Oct 2026Mbappe Menggila! Dua Gol Spektakuler Antar Real Madrid Bantai Sevilla 4-1
-
18 Oct 2026Sempat Gagal Penalti, Dembele Menggila! PSG Tekuk Strasbourg 3-1 dan Rebut Puncak Ligue 1
-
18 Oct 2026Barcelona Menggila! Hancurkan Real Betis 5-2, Flick Ukir Rekor Sempurna di Awal Musim
-
17 Oct 2026Argentina vs Uruguay Kembali Memanas! Derbi Río de la Plata Siap Tersaji pada November
-
17 Oct 2026Penghargaan Perdamaian FIFA Terancam Berakhir
-
16 Oct 2026Permintaan Maaf Infantino Gagal Redakan Kritik, Inggris dan Jerman Desak Perubahan Besar di FIFA
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Kursi Panas Manchester United Tak Pernah Aman, Michael Carrick Terancam Jadi Korban Berikutnya Usai Era Ferguson …
#CAIRSCORE Cairbos Bruno Fernandes Soroti Taktik Michael Carrick, Manchester United Makin Terpuruk Usai Dibantai Como 4-1 Cairnews – Krisis…
#CAIRSCORE Cairbos Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati Cairnews – Manajer Manchester United, Michael Carrick,…
#CAIRSCORE Cairbos Manchester City Bungkam Liverpool 3-0 di Tengah Bayang-Bayang Skandal Finansial Cairsnews – Manchester City menunjukkan ketangguhannya…
#CAIRSCORE Cairbos Italia Bangkit di Bursa, Hujan Gol Mengantar Kemenangan 4-1 atas Turki Cairnews – Italia meraih kemenangan…
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol