Spanyol Siap Pertahankan Gelar Liga Bangsa-Bangsa Lawan Jerman di Metropolitano
Cairscore – Alexia Putellas kembali tampil gemilang dan mencetak gol penentu saat juara dunia Spanyol melaju ke final Liga Bangsa-Bangsa Wanita UEFA setelah menyingkirkan Swedia dengan agregat 5-0. Setelah mengemas empat gol di leg pertama babak empat besar, La Roja menutup semifinal dengan kemenangan 1-0 di Gothenburg berkat penyelesaian brilian Putellas pada menit ke-74 — satu-satunya tembakan tepat sasaran Spanyol dalam laga itu — yang memastikan langkah mudah menuju partai puncak.
Gol itu lahir dari kerja kolektif lini tengah: Claudia Pina menyambut umpan cerdik Aitana Bonmatí dan mengirim umpan matang yang diselesaikan Putellas dengan first-time shot ke pojok atas gawang. Tendangan yang tenang dan presisi tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Putellas, yang kini tercatat sebagai peraih dua Ballon d’Or, bagi kreativitas dan ketajaman serangan Spanyol. Setelah pertandingan, Putellas menyatakan antusiasme jelang final yang akan dimainkan dengan leg kedua di Estadio Metropolitano: “Kami belum pernah mendapat kesempatan bermain di Metropolitano. Semoga para penggemar menjadi pemain ke-12 dan kami bisa meraih gelar juara lagi,” ujarnya, menegaskan keinginan tim untuk mempertahankan gelar.
Perjalanan Spanyol kali ini menegaskan konsistensi tim yang mengombinasikan penguasaan bola, kreativitas lini tengah dan kemampuan memanfaatkan momen-momen bola mati atau serangan balik. Meski mendominasi penguasaan, Spanyol kali ini menunjukkan efisiensi; mereka tidak perlu mendominasi statistik tembakan untuk menghasilkan hasil telak di agregat. Kembalinya performa kolektif di saat-saat krusial menjadi modal besar menghadapi Jerman.
Di sisi lain, Jerman menyingkirkan Prancis melalui agregat 3-2 setelah bermain imbang 2-2 di leg kedua di Caen. Prancis sempat membuka skor lewat sundulan Melvine Malard, namun Jerman merespons cepat ketika Nicole Anyomi memperkecil ketertinggalan pada menit ke-12 dengan tembakan keras ke pojok atas. Klara Bühl kemudian membawa tim tamu unggul di menit ke-50 dengan aksi individu yang menutup celah dan menuntaskan serangan menjadi gol. Sundulan terakhir dari Clara Mateo bagi Prancis membuat laga menegangkan dengan skor imbang, namun Jerman yang menjaga ketenangan mempertahankan keunggulan agregat dan memastikan tiket ke final. Gelandang Jerman Sjoeke Nuesken mengakui sulitnya laga itu dan menegaskan mentalitas timnya: “Pertandingan yang sangat sulit, jadi kami sangat senang berada di final sekarang. Kami memiliki mentalitas untuk mempertaruhkan segalanya malam ini,” ujarnya kepada UEFA.com.
Pertemuan final dua leg pada 28 November dan 2 Desember akan menjadi ujian taktik yang menarik: Spanyol dikenal dengan permainan penguasaan bola, kreativitas di lini tengah dan kemampuan pemain-pemain kunci seperti Putellas, Bonmatí dan Pina untuk membuka ruang. Jerman, di lain pihak, mengandalkan kekuatan fisik, transisi cepat dan ancaman dari sayap serta pemain-pemain yang kuat dalam duel udara dan penyelesaian akhir. Konfrontasi ini berpotensi mempertemukan filosofi pengendalian permainan versus gaya agresif dan cepat, sekaligus menjadi ajang pembuktian siapa yang mampu membaca dan mengantisipasi lawan lebih baik dalam dua pertemuan yang terpisah oleh jadwal dan faktor tuan rumah.
Bermain di Estadio Metropolitano untuk leg kedua memberikan keuntungan atmosfer bagi Spanyol jika stadion itu dipenuhi dukungan tuan rumah, seperti harapan Putellas agar suporter menjadi “pemain ke-12”. Final dua leg juga memberi peluang bagi kedua tim untuk menyesuaikan taktik antara laga pertama dan kedua — aspek yang menuntut adaptasi cepat dari pelatih dan pemain.
Bagi Spanyol, mempertahankan gelar Liga Bangsa-Bangsa akan memperkokoh dominasi mereka pasca status juara dunia, dan menambah prestise pada era kebangkitan sepak bola wanita Spanyol. Bagi Jerman, yang memiliki tradisi kuat di level internasional, ini kesempatan untuk menegaskan kembali kapasitasnya menantang tim-tim elite Eropa di kompetisi besar. Pertandingan nanti diprediksi akan berlangsung ketat, emosional, dan penuh taktik — sebuah final yang seharusnya memuaskan hasrat penggemar wanita sepak bola Eropa.
-
16 Apr 2026Dembele Tak Terbendung, PSG Hancurkan Mimpi Terakhir Salah di Anfield
-
16 Apr 2026Menembus Rasa Sakit: Kompany Siapkan Bayern Munich untuk Malam Paling Menentukan Melawan Real Madrid
-
15 Apr 2026Dari Mimpi LeBron dan Neymar, Lamine Yamal Berjanji Membakar Metropolitano
-
13 Apr 2026Lille Gulung Toulouse dan Rebut Kembali Posisi Ketiga, Marseille Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions
-
13 Apr 2026Liverpool Bangkit dari Bayang-Bayang: Pertaruhan yang Belum Usai
-
10 Apr 2026Dipimpin Messi, Argentina Jalani Dua Laga Pemanasan di Amerika Serikat Sebelum Bela Gelar Juara Dunia
-
10 Apr 2026Gol Penalti Cucho Selamatkan Betis dari Kekalahan di Kandang Braga yang Angker
-
08 Apr 2026Malam Gemilang di Madrid: Bayern Tundukkan Raja Eropa, namun Mbappe Pastikan Pertempuran Belum Usai
-
08 Apr 2026Flick Angkat Bicara: Yamal yang Emosional Adalah Berkah, Bukan Beban bagi Barcelona
-
07 Apr 2026Santiago Bernabeu Menanti: Real Madrid Taruhkan Warisan, Bayern Munich Datang dengan Lapar dan Taji
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Dembele Tak Terbendung, PSG Hancurkan Mimpi Terakhir Salah di Anfield Cairscore – Malam itu Anfield menyala,…
#CAIRSCORE Cairbos Menembus Rasa Sakit: Kompany Siapkan Bayern Munich untuk Malam Paling Menentukan Melawan Real Madrid Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Dari Mimpi LeBron dan Neymar, Lamine Yamal Berjanji Membakar Metropolitano Cairscore – Ada sesuatu yang istimewa…
#CAIRSCORE Cairbos Lille Gulung Toulouse dan Rebut Kembali Posisi Ketiga, Marseille Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Liverpool Bangkit dari Bayang-Bayang: Pertaruhan yang Belum Usai Cairscore – Anfield tidak selalu menjadi tempat yang…
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol