Como Borong Pemain Mahal, Siap Guncang Serie A
Cairscore – Klub Italia Como 1907 kembali menjadi pusat perhatian pada bursa transfer musim panas 2025. Di bawah kendali finansial kuat dari Djarum Group milik Hartono Bersaudara, klub promosi ini tak ragu menggelontorkan dana besar untuk merekrut sederet pemain top. Ambisi Como tidak main-main, mereka ingin segera menjadi kekuatan baru di Serie A.
Dengan memboyong pemain-pemain muda bertalenta tinggi dan beberapa nama yang sudah memiliki pengalaman di kompetisi Eropa, Como membangun pondasi jangka panjang yang menjanjikan. Langkah strategis ini dilakukan untuk menunjang proyek besar klub di bawah arahan pelatih muda penuh potensi, Cesc Fabregas. Tak hanya sekadar bertahan di papan tengah, Como mengincar posisi yang lebih tinggi dan berpeluang menjadi penantang serius dalam beberapa musim mendatang.
Musim panas 2025 menjadi saksi dari salah satu manuver transfer paling agresif dalam sejarah Como 1907. Klub yang baru satu musim mencicipi kembali atmosfer Serie A ini tampil sangat aktif dalam mendatangkan pemain baru. Bahkan, menurut data dari laman Transfermarkt, Como tercatat sebagai salah satu klub dengan pengeluaran terbesar di Italia pada jendela transfer kali ini.
Total dana sebesar 88,5 juta euro, atau setara dengan Rp 1,6 triliun, telah dikeluarkan klub untuk mendatangkan delapan pemain. Tak hanya memboyong nama baru, sebagian dari dana tersebut juga digunakan untuk mempermanenkan pemain-pemain yang sebelumnya datang dengan status pinjaman. Hal ini mencerminkan keseriusan manajemen klub dalam membangun tim yang kompetitif, bukan hanya untuk satu musim, melainkan untuk jangka panjang.
Salah satu pembelian terbesar adalah Jesus Rodriguez, talenta muda berusia 19 tahun yang ditebus dengan harga 22 juta euro, menjadi rekrutan termahal Como musim ini. Di belakangnya, ada nama Nicolas Kühn, winger asal Jerman yang didatangkan dari Rapid Wien seharga 19 juta euro. Kühn menyatakan kegembiraannya bergabung dengan proyek ambisius Como dan siap memberi kontribusi maksimal bagi klub. “Proyek ini sangat ambisius, saya tak sabar bermain dan membantu tim berkembang,” ujarnya dalam sesi wawancara perkenalan.
Nama lain yang turut memperkuat lini tengah dan depan Como antara lain Martin Baturina (18 juta euro), Jayden Addai (14 juta euro), dan Alex Valle (6 juta euro). Di sektor pertahanan, Como juga mempermanenkan Ignace Van der Brempt dengan biaya 5 juta euro. Sementara itu, Luca Mazzitelli dan Fellipe Jack masing-masing didatangkan dengan nilai transfer 2 juta euro.
Kebijakan transfer ini bukan hanya menunjukkan kekuatan finansial, tapi juga komitmen jangka panjang. Klub tampaknya sengaja membangun skuad yang terdiri dari pemain muda potensial dan nama-nama yang bisa berkembang seiring waktu. Dengan struktur seperti ini, Como tidak sekadar membeli untuk kebutuhan instan, melainkan membangun masa depan tim secara berkelanjutan.
Fabregas dan Como Bangun Proyek Besar di Serie A
Kebangkitan Como tidak bisa dilepaskan dari sosok pelatih kepala mereka, Cesc Fabregas. Legenda sepak bola asal Spanyol tersebut mulai menapaki karier kepelatihannya bersama Como dan berhasil mencatat prestasi signifikan. Pada musim 2024–2025, ia berhasil membawa tim promosi tersebut finis di posisi ke-10 klasemen Serie A, sebuah pencapaian luar biasa mengingat minimnya ekspektasi awal terhadap skuad mereka.
Dalam 38 laga musim lalu, Como mengoleksi 49 poin, hasil dari 13 kemenangan, 10 kali imbang, dan 15 kekalahan. Gaya bermain yang diusung Fabregas cukup menarik perhatian. Ia mengadopsi pendekatan menyerang dan permainan kolektif yang sangat identik dengan filosofi sepak bola modern. Tidak mengherankan jika manajemen klub memberi kepercayaan penuh kepada Fabregas untuk menyusun skuad sesuai visinya.
Dukungan finansial dari Hartono Bersaudara memberikan keleluasaan kepada Fabregas dalam membangun tim impiannya. Kombinasi pemain muda seperti Rodriguez, Addai, dan Baturina dengan beberapa nama berpengalaman seperti Kühn memberi keseimbangan dalam komposisi skuad. Fabregas tampaknya ingin membangun sebuah tim yang tidak hanya mampu bertahan di Serie A, tetapi juga bersaing untuk posisi kompetisi Eropa dalam beberapa musim ke depan.
Ambisi Como semakin terlihat dengan pengelolaan proyek yang terstruktur. Tidak ada tanda-tanda pembelian asal-asalan. Setiap pemain yang didatangkan memiliki peran spesifik untuk mengisi kebutuhan taktis pelatih. Hal ini juga tercermin dari kerjasama erat antara jajaran direksi klub dan staf pelatih, yang sejak awal menjadikan Como sebagai proyek jangka panjang.
Musim 2025–2026 akan menjadi batu ujian penting bagi Como. Dengan skuad yang jauh lebih dalam dan berkualitas, ekspektasi terhadap klub ini juga meningkat. Meskipun masih terbilang pendatang baru di kasta tertinggi Italia, Como siap bersaing secara langsung dengan klub-klub besar seperti Lazio, Atalanta, bahkan AC Milan atau Juventus.
-
16 Apr 2026Dembele Tak Terbendung, PSG Hancurkan Mimpi Terakhir Salah di Anfield
-
16 Apr 2026Menembus Rasa Sakit: Kompany Siapkan Bayern Munich untuk Malam Paling Menentukan Melawan Real Madrid
-
15 Apr 2026Dari Mimpi LeBron dan Neymar, Lamine Yamal Berjanji Membakar Metropolitano
-
13 Apr 2026Lille Gulung Toulouse dan Rebut Kembali Posisi Ketiga, Marseille Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions
-
13 Apr 2026Liverpool Bangkit dari Bayang-Bayang: Pertaruhan yang Belum Usai
-
10 Apr 2026Dipimpin Messi, Argentina Jalani Dua Laga Pemanasan di Amerika Serikat Sebelum Bela Gelar Juara Dunia
-
10 Apr 2026Gol Penalti Cucho Selamatkan Betis dari Kekalahan di Kandang Braga yang Angker
-
08 Apr 2026Malam Gemilang di Madrid: Bayern Tundukkan Raja Eropa, namun Mbappe Pastikan Pertempuran Belum Usai
-
08 Apr 2026Flick Angkat Bicara: Yamal yang Emosional Adalah Berkah, Bukan Beban bagi Barcelona
-
07 Apr 2026Santiago Bernabeu Menanti: Real Madrid Taruhkan Warisan, Bayern Munich Datang dengan Lapar dan Taji
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Dembele Tak Terbendung, PSG Hancurkan Mimpi Terakhir Salah di Anfield Cairscore – Malam itu Anfield menyala,…
#CAIRSCORE Cairbos Menembus Rasa Sakit: Kompany Siapkan Bayern Munich untuk Malam Paling Menentukan Melawan Real Madrid Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Dari Mimpi LeBron dan Neymar, Lamine Yamal Berjanji Membakar Metropolitano Cairscore – Ada sesuatu yang istimewa…
#CAIRSCORE Cairbos Lille Gulung Toulouse dan Rebut Kembali Posisi Ketiga, Marseille Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Liverpool Bangkit dari Bayang-Bayang: Pertaruhan yang Belum Usai Cairscore – Anfield tidak selalu menjadi tempat yang…
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol