Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Ganas Tanpa Ampun, Nottingham Forest Porak-Porandakan Sunderland 5-0 dan Kirim Pesan Keras ke West Ham serta Spurs

 

Cairscore Nottingham Forest mengakhiri malam Jumat itu dengan lantang — dan mengirim pesan yang tak terbantahkan kepada para rival mereka dalam pertarungan sengit di papan bawah Liga Primer musim 2025-26. Di Stadion of Light, Sunderland menjadi korban keganasan Forest yang tak terbendung, dihancurkan dengan skor telak 5-0 dalam sebuah penampilan yang menegaskan betapa berbahayanya tim asuhan Vitor Pereira ini kala sedang berada di atas angin.

Kemenangan itu bukan sekadar angka. Dengan tambahan tiga poin tersebut, Forest kini mengoleksi 39 poin dari posisi ke-16 klasemen, dengan empat laga tersisa. Yang lebih krusial, mereka kini unggul delapan poin dari zona degradasi — jarak yang terasa semakin mustahil untuk dikejar tim-tim di bawahnya. West Ham United di peringkat ke-17 tercatat mengemas 33 poin, sementara Tottenham Hotspur yang terjerembab di posisi ke-18 hanya punya 31 poin dengan satu pertandingan di tangan. Keduanya masih akan berlaga akhir pekan ini, namun tekanan psikologis yang ditancapkan Forest malam itu terasa begitu nyata.

Segalanya bermula pada menit ke-17 ketika Omari Hutchinson mengirimkan bola sepak pojok ke tiang jauh. Igor Jesus menyambut umpan tersebut dengan sundulan yang diarahkan ke mulut gawang, namun sebelum bola benar-benar menjadi miliknya, kepala Trai Hume malah menjadi perantara yang nahas — gol bunuh diri yang membuka luka pertama bagi tuan rumah. Sunderland belum sempat menarik napas panjang ketika pada menit ke-31, bencana kembali datang dari blunder fatal kiper mereka, Robin Roefs. Umpan Roefs yang tidak terukur justru mendarat langsung di kaki Chris Wood. Bola memantul dari striker Forest itu dan jatuh kepada Morgan Gibbs-White, yang dengan tenang mengecoh sang kiper sebelum mengembalikan bola kepada Wood untuk dituntaskan menjadi gol.

Tiga menit berselang, Forest kembali menyerang dan Gibbs-White kali ini menjadi penyelesai. Umpan silang ke tiang belakang menemukan Jesus, yang menyundulnya ke bawah dengan sempurna, menyajikan bola lembut di depan gelandang Inggris itu untuk melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang. Skor sudah 3-0 bahkan sebelum babak pertama memasuki seperempat akhirnya. Rentetan tiga gol dalam enam menit itu benar-benar membekukan Sunderland. Jesus pun ikut menoreh namanya di papan skor tiga menit kemudian, mencungkil bola ke sudut jauh setelah bola sempat menyentuh lengan terentang Roefs sebelum menembus gawang. Empat gol dalam satu babak pertama — dan para penggemar Sunderland pun mencemooh tim mereka saat peluit jeda berbunyi.

Itu bukan pertama kalinya dalam pekan ini Sunderland kebobolan empat gol. Hanya beberapa hari sebelumnya, mereka menelan kekalahan 4-3 dari Aston Villa — sebuah hasil yang memperlihatkan betapa rapuhnya lini pertahanan mereka saat ini. Di tengah upaya bangkit di babak kedua, harapan Sunderland sempat menyala ketika Dan Ballard mencetak gol yang sempat memancing sorak di sisi tuan rumah. Namun VAR dingin menganulir gol tersebut — rekaman video memperlihatkan Nordi Mukiele menjegal kiper Forest, Matz Sels, dalam proses yang mendahului gol. Penderitaan tuan rumah makin lengkap.

Sels sendiri tampil impresif saat dibutuhkan. Di menit-menit akhir, sang kiper menampilkan penyelamatan gemilang — menepis tendangan keras Enzo Le Fee dari jarak maut ke atas mistar gawang, memastikan lembar gawangnya tetap bersih. Gol penutup pun datang di waktu tambahan melalui Elliot Anderson, yang menyelesaikan malam yang sempurna bagi Forest dengan gol kelima yang mengunci kemenangan telak.

Kemenangan malam itu melanjutkan tren yang luar biasa dari Forest: tak terkalahkan dalam enam pertandingan liga berturut-turut. Lima hari sebelum laga ini, mereka juga menghancurkan Burnley 4-1 dengan empat gol di babak kedua. Momentum Forest di bawah Vitor Pereira terasa sangat nyata dan terus bertumbuh menjelang akhir musim yang menentukan ini.

Morgan Gibbs-White, salah satu bintang malam itu, tak menyembunyikan rasa bangganya. “Ini sangat istimewa,” ujarnya kepada Sky Sports. “Saya tidak menyangka kami bisa melampaui pencapaian beberapa hari lalu, tetapi kami berhasil melakukannya. Saya rasa itu adalah pujian bagi para pemain, dan menunjukkan karakter di ruang ganti serta keyakinan dan kepercayaan diri yang kami miliki saat ini menjelang pertandingan.”

Di antara sorak-sorai kemenangan itu, ada satu momen yang terasa lebih dalam dari sekadar sepak bola. Elliot Anderson, sang pencetak gol kelima, baru saja kembali ke lapangan setelah menanggung duka yang berat. Ia absen dalam laga perempat final Liga Europa melawan Porto awal bulan ini karena harus melepas kepergian ibunya, Helen. Malam di Stadion of Light itu menjadi panggung emosional baginya. “Saya sangat senang bisa mencetak gol di sini dan saya tahu ibu saya pasti akan sangat bangga dengan gol ini,” kata Anderson, dalam kalimat yang mengingatkan semua orang bahwa di balik setiap pertandingan, selalu ada cerita manusia yang jauh lebih besar.

HOT NEWS

TRENDING

Ganas Tanpa Ampun, Nottingham Forest Porak-Porandakan Sunderland 5-0 dan Kirim Pesan Keras…

Nestapa Tanpa Akhir: Brighton Lumat Chelsea 3-0, Rosenior di Ujung Tanduk Krisis…

Dari Puncak Eropa ke Jurang League One: Kejatuhan Tragis Leicester City yang…

Di Matteo Desak Chelsea Rekrut Pemain Berpengalaman dan Beri Rosenior Kepercayaan Penuh…

Tiga Gol dalam Tujuh Menit dan Satu Gelar ke-35: Bayern Munich Kembali…

Scroll to Top