Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Drama Craven Cottage: Roket Harrison Reed Pupuskan Kemenangan Telat Liverpool di Pengujung Laga

 

Cairscore Liverpool harus puas berbagi angka 2-2 di markas Fulham dalam duel sarat emosi dan kontroversi, ketika tembakan jarak jauh menakjubkan Harrison Reed di menit-menit akhir membuyarkan gol telat Cody Gakpo yang sempat terlihat memastikan kemenangan The Reds. Dalam atmosfer Craven Cottage yang memanas sejak awal, pertandingan ini menyajikan ayunan emosi ekstrem: dari kelegaan Liverpool setelah membalikkan keadaan, hingga keterkejutan saat Fulham menyamakan kedudukan hanya beberapa saat kemudian.

Kick-off tertunda sekitar 15 menit akibat keadaan darurat medis di tribun, dan sejak bola bergulir, Liverpool terlihat belum sepenuhnya selaras. Arne Slot harus meracik lini depan darurat dengan Florian Wirtz, Gakpo, dan Dominik Szoboszlai karena Hugo Ekitike dan Alexander Isak masih menepi, sementara Mohamed Salah memperkuat timnas di Piala Afrika. Ketidakteraturan ritme itu muncul dalam bentuk peluang yang terbuang: Gakpo melepaskan dua percobaan yang berujung melebar dan terblok, kemudian gagal memaksimalkan umpan terobosan Curtis Jones ketika ruang sudah terbuka.

Ketidakefektifan itu dihukum pada menit ke-17. Raul Jimenez melepaskan umpan terobosan cerdas yang menembus garis belakang Liverpool. Virgil van Dijk tak sigap menutup ruang, memberi kesempatan Harry Wilson berlari menyongsong bola dan menceploskan tembakan mendatar melewati Alisson Becker. Asisten wasit sempat mengangkat bendera, namun VAR menilai Wilson onside sehingga gol pembuka untuk Fulham disahkan. Suasana pun semakin panas, dan Liverpool dipaksa mengejar.

Usaha membalas baru terlihat menggigit setelah jeda. Alexis Mac Allister hampir mengubah arah laga saat sundulannya dari sepak pojok Szoboszlai membentur mistar pada awal babak kedua. Momen itu seperti alarm yang membangunkan Liverpool, yang akhirnya menyamakan skor di menit ke-57. Conor Bradley menerobos jantung pertahanan Fulham dengan determinasi, lalu mengalirkan bola ke Wirtz. Dari jarak enam yard, gelandang serang Jerman itu menempatkan bola ke sudut jauh. Perayaan sempat tertahan oleh bendera offside, tetapi tinjauan VAR yang panjang memutuskan Wirtz onside dengan margin sangat tipis—sebuah keputusan yang memicu protes karena beberapa pemain Fulham telanjur berhenti mengira pelanggaran offside telah terjadi.

Momentum lantas berubah menjadi babak adu ketangguhan mental. Fulham hampir mengambil alih kembali keunggulan ketika Jimenez gagal menuntaskan peluang emas setelah menerobos pertahanan; bola muntah disambar Wilson namun hanya menghantam mistar, dan penyelamatan dalam kepanikan dilakukan Van Dijk di garis gawang untuk menghalau susulan. Liverpool membalas dengan transisi cepat yang lebih tajam, mencoba memanfaatkan celah ketika Fulham maju menekan.

Pada penghujung waktu normal, naskah seakan berpihak pada tim tamu. Di menit keempat masa tambahan, Gakpo menyambar umpan silang mendatar Jeremie Frimpong dari jarak dekat dan mendorong bola ke gawang, membuat para pendukung Liverpool berpikir tiga poin sudah aman di dalam kantong. Gol itu seolah menjadi klimaks bagi performa Gakpo yang sepanjang laga rajin mencari ruang meski beberapa kali kurang klinis di sentuhan akhir.

Namun Craven Cottage menuntut babak pamungkasnya sendiri. Tak lama setelah sepakan mula, bola jatuh ke Harrison Reed di ruang terbuka sekitar 30 yard dari gawang. Gelandang bertahan yang lebih dikenal karena etos kerja dibanding produktivitas gol itu melepas roket kaki kanan yang melengkung deras ke sudut atas tanpa bisa dijangkau Alisson—sebuah tendangan yang indah sekaligus mematahkan hati Liverpool, dan menjadi gol pertama Reed sejak April 2023. Dalam hitungan detik, ekstasi The Reds berubah menjadi keheningan pahit.

Di luar drama skor, laga ini dibayangi sejumlah keputusan VAR yang menajamkan tensi. Gol Wilson memang tampak sah setelah peninjauan, namun proses penyamaan skor oleh Wirtz menimbulkan perdebatan karena margin onside yang sangat tipis dan dinamika para pemain Fulham yang sempat menghentikan permainan. Sore yang kontroversial di London barat itu menambah daftar kisah VAR yang membelah opini publik, sementara kedua kubu merasa memiliki alasan untuk puas sekaligus kecewa.

Hasil imbang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Liverpool menjadi sembilan pertandingan di semua ajang, sebuah rentetan positif yang kontras dengan dua hasil terakhir yang kurang meyakinkan—dimulai dari seri tanpa gol melawan Leeds pada Hari Tahun Baru. Dari sisi performa, The Reds masih mencari ketajaman kolektif di sepertiga akhir dan kestabilan pada momen transisi defensif. Absennya penyerang utama dan bintang sayap andalan memaksa Slot mengandalkan kreativitas Wirtz serta mobilitas Gakpo dan Szoboszlai, dengan dukungan penuh dari lini tengah yang dipimpin Mac Allister.

Bagi Fulham, keberanian untuk tetap menekan hingga detik terakhir terbayar lunas. Jimenez bekerja keras mengacaukan garis pertahanan, Wilson menjadi ancaman konstan dari half-space, dan Reed memberikan definisi baru pada kata determinasi lewat gol penyama yang menggetarkan stadion. Mereka menunjukkan ketahanan dan keyakinan, kualitas yang sering menjadi pembeda di partai ketat seperti ini.

Liverpool tetap berada di empat besar dan kini menatap lawatan krusial ke markas pemuncak klasemen, Arsenal, pada Kamis mendatang. Craven Cottage meninggalkan pelajaran berharga: efektivitas harus dipertajam, dan konsentrasi di menit-menit akhir tak boleh kendur. Pada akhirnya, satu poin terasa seperti dua yang melayang bagi The Reds, sementara bagi Fulham, satu tembakan brilian mengabadikan malam yang akan lama dikenang para pendukungnya.

 

HOT NEWS

TRENDING

Gol Menit Ke-90 Raul Garcia Guncang Madrid, Osasuna Hancurkan Takhta Sementara

City Makin Dekat: Dua Gol Nico O’Reilly Tekuk Newcastle, Tekanan ke Arsenal…

Atletico Tertahan di Jan Breydel: Drama Enam Gol, VAR, dan Keunggulan yang…

PSG Balikkan Skor 0-2 Jadi 3-2 di Monaco, Modal Emas Jelang Penentuan…

Vinicius Memecah Sunyi di Da Luz: Kemenangan Tipis Real Madrid Dinodai Dugaan…

Scroll to Top