Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Lens Tundukkan PSG 1-0 dan Gagalkan Trofi Kedua dalam Lima Hari

 

Cairscore Lens menggagalkan ambisi Paris Saint-Germain untuk mengangkat trofi kedua dalam rentang lima hari setelah menang 1-0 pada ajang Trophee des Champions, Minggu. Gol Florian Thauvin pada babak pertama menjadi pembeda di Stade Bollaert-Delelis, kandang Lens, dalam pertandingan yang juga diwarnai dua kartu merah. PSG sempat memiliki keuntungan jumlah pemain sejak akhir babak pertama, tetapi tidak mampu mengubah dominasi penguasaan bola menjadi gol penyama kedudukan.

Kemenangan tersebut menjadi awal yang meyakinkan bagi Lens di bawah pelatih baru Dino Toppmoeller. Tim tuan rumah tampil pantas meraih hasil maksimal dan menambah catatan positif mereka setelah sebelumnya merebut Piala Prancis pada bulan Mei. Gelar itu diraih Lens ketika masih ditangani pelatih sebelumnya, Pierre Sage. Kini, dengan Toppmoeller di kursi pelatih, Lens kembali menunjukkan kemampuan untuk bersaing menghadapi PSG dalam pertandingan perebutan trofi.

PSG datang ke laga ini setelah menundukkan Aston Villa di Piala Super UEFA pada hari Rabu. Namun, tim asuhan Luis Enrique tidak dapat menemukan ritme permainan terbaik mereka di Lens. Meski menguasai bola dalam fase awal pertandingan dan kemudian bermain menghadapi 10 pemain lawan, PSG kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar mengancam. Hasil di Trophee des Champions pun membuat mereka gagal melanjutkan momentum setelah kemenangan di Piala Super UEFA.

Lens berhak tampil di pertandingan ini setelah menjuarai Piala Prancis untuk pertama kalinya. Mereka memastikan tiket dengan kemenangan 3-1 atas Nice pada partai final. Selain itu, Lens juga mengakhiri musim Ligue 1 sebelumnya sebagai runner-up, tepat di belakang PSG. Latar belakang tersebut membuat duel di Stade Bollaert-Delelis mempertemukan dua tim yang sama-sama membawa pencapaian penting dari musim lalu, dengan PSG sebagai pemuncak Ligue 1 dan Lens sebagai penantang terdekatnya.

Luis Enrique menurunkan susunan pemain yang kuat. Ia hanya membuat tiga perubahan dari tim yang memenangkan Piala Super UEFA. Salah satu keputusan yang menarik adalah memberi Lucas Digne debut keduanya setelah bek kiri asal Prancis itu kembali bergabung dengan klub dari Villa. Di sisi lain, Bradley Barcola tidak masuk dalam skuad PSG. Pemain tersebut banyak dikaitkan dengan kemungkinan kepindahan ke Liverpool, tetapi dalam pertandingan ini ia tidak terlibat dalam pilihan pemain Luis Enrique.

Sejak peluit awal, PSG berusaha mengendalikan jalannya laga melalui penguasaan bola. Tim tamu lebih sering memegang kendali permainan pada bagian awal, tetapi kesulitan menemukan celah yang cukup terbuka di pertahanan Lens. Peluang yang tercipta juga belum memberi tekanan besar kepada tuan rumah. Kiper Lens, Robin Risser, mampu menangani upaya Khvicha Kvaratskhelia dengan penyelamatan yang relatif mudah, sehingga PSG belum dapat memanfaatkan dominasi awal mereka.

Setelah melewati periode awal ketika PSG lebih banyak menguasai bola, Lens mulai tumbuh dalam permainan. Tuan rumah semakin berani membangun serangan dan menemukan momentum untuk memberi ancaman. Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-32. PSG gagal membersihkan bola dengan sempurna, situasi yang kemudian dimanfaatkan Lens untuk mencetak gol pembuka. Matthieu Udol mengirimkan umpan silang ke area belakang, dan Florian Thauvin berada di posisi yang tepat untuk menyelesaikannya di tiang belakang.

Gol Thauvin membuat Stade Bollaert-Delelis semakin hidup sekaligus menempatkan PSG dalam situasi tertinggal. Lens memperlihatkan efektivitas yang tidak dimiliki lawan mereka pada fase awal pertandingan. Ketika PSG menguasai bola tetapi belum menemukan peluang bersih, Lens mampu mengambil keuntungan dari sebuah momen di depan gawang. Keunggulan 1-0 itu kemudian menjadi dasar kemenangan tuan rumah hingga akhir laga.

Namun, Lens mendapat pukulan besar enam menit sebelum jeda. Kyllian Antonio menerima kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap Maghnes Akliouche. Pengusiran tersebut memaksa anak asuh Toppmoeller melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain saat masih memegang keunggulan satu gol. Situasi itu tampak membuka kesempatan bagi PSG untuk bangkit, terutama karena mereka masih memiliki sisa waktu cukup panjang untuk menekan pertahanan Lens.

PSG nyaris memanfaatkan keunggulan jumlah pemain sebelum babak pertama usai. Desire Doue melepaskan percobaan dari sudut sempit, tetapi bola membentur mistar gawang. Peluang itu menjadi salah satu momen terbaik PSG untuk membalas gol Thauvin. Akan tetapi, kegagalan tersebut membuat skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum, sementara Lens memasuki babak kedua dengan tantangan mempertahankan keunggulan meski kehilangan satu pemain.

Pada awal babak kedua, PSG masih belum mampu segera mengubah situasi. Sebagai juara Eropa, mereka terus kesulitan membongkar permainan Lens yang tetap memberi perlawanan. Sebaliknya, tuan rumah tidak hanya bertahan. Lens masih dapat mengancam melalui serangan balik, menunjukkan bahwa keunggulan jumlah pemain PSG tidak serta-merta membuat pertandingan sepenuhnya berlangsung satu arah. Thauvin bahkan melepaskan tembakan yang melenceng ketika Lens kembali bergerak menyerang.

Luis Enrique mencoba mencari perubahan dari bangku cadangan. Nuno Mendes, yang masuk sebagai pemain pengganti, hampir membawa PSG menyamakan kedudukan melalui tembakan jarak jauh yang melengkung. Namun, bola melintas tipis di atas mistar gawang. PSG juga memasukkan Fabian Ruiz dan Ousmane Dembele untuk menambah pilihan dalam upaya mengejar gol. Dembele kemudian memaksa Risser melakukan penyelamatan mudah lainnya, tetapi peluang tersebut belum cukup untuk mengubah skor.

Risser kembali menjalankan perannya dengan tenang ketika PSG mencoba meningkatkan tekanan. Penjaga gawang Lens itu mampu menghadapi peluang-peluang yang datang, sementara rekan-rekannya menjaga keunggulan tipis sampai fase akhir pertandingan. PSG memang lebih banyak memegang bola, tetapi Lens bertahan dengan disiplin dan tetap menunggu kesempatan ketika mereka dapat keluar melalui serangan balik. Dalam pertandingan seperti ini, gol Thauvin pada babak pertama terbukti cukup untuk membedakan kedua tim.

Pertandingan kemudian kembali berubah tiga menit sebelum waktu normal berakhir. PSG harus bermain dengan 10 pemain setelah Mendes menerima kartu merah langsung. Bek asal Portugal itu diusir karena menyikut bek sayap Lens, Michal Skoras, di luar permainan. Kartu merah tersebut menutup peluang PSG untuk menyelesaikan laga dengan keunggulan jumlah pemain dan memperumit upaya terakhir mereka dalam mengejar gol penyama kedudukan.

Kekalahan ini membuat PSG harus segera mengalihkan fokus ke awal usaha mereka mempertahankan gelar Ligue 1. Dalam waktu sepekan, tim asuhan Luis Enrique akan bermain di kandang melawan Rennes. Untuk pertandingan itu, PSG tidak akan diperkuat Mendes karena kartu merah yang diterimanya di penghujung laga kontra Lens. Sementara bagi Lens, kemenangan 1-0 di Trophee des Champions menjadi hasil penting pada pertandingan pertama era Toppmoeller, sekaligus menegaskan keberhasilan mereka mengalahkan PSG meski harus bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar pertandingan.

HOT NEWS

TRENDING

Arteta Jaga Ketenangan Arsenal di Tengah Rumor Ezri Konsa Jelang Pembuka Premier…

Jeremy Doku Ikat Masa Depan di Man City hingga 2031, Era Enzo…

Arsenal Disebut Capai Kesepakatan £75 Juta untuk Bruno Guimaraes

Manchester United Wanita Berpisah dengan Marc Skinner Jelang Musim Baru

Brentford Pecahkan Rekor Klub untuk Boyong Mamadou Sangare dari Lens

Scroll to Top