Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Tanpa Mbappé, Gonzalo Garcia Mengamuk: Hat-trick di Bernabéu Antar Real Madrid Libas Betis 5-1

 

CairscoreGonzalo Garcia mencuri panggung di Santiago Bernabéu dengan hat-trick yang mengilap saat Real Madrid melumat Real Betis 5-1, Minggu dini hari. Berstatus pelapis Kylian Mbappé yang absen karena cedera lutut, penyerang 21 tahun jebolan akademi Los Blancos itu menjawab kepercayaan Xabi Alonso dengan performa matang: satu gol pembuka lewat sundulan, sebuah penyelesaian kelas dunia di awal babak kedua, dan satu sentuhan cerdik untuk melengkapi trigol ketika laga memasuki menit ke-83. Kemenangan telak ini membuat Madrid tetap menempel Barcelona di puncak klasemen La Liga, memangkas jarak menjadi empat poin setelah sang rival menang 2-0 atas Espanyol dalam derbi Catalan sehari sebelumnya.

Madrid langsung menegaskan niat sejak sepak mula. Intensitas tinggi di lini depan diperlihatkan Rodrygo Goes yang aktif mencari ruang di antara lini dan mengancam lewat bola-bola mati. Membuka skor pada menit ke-20, Garcia menyambut tendangan bebas Rodrygo dengan sundulan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper, menggetarkan Bernabéu sekaligus meredakan ketegangan awal. Betis sempat bangkit dan menjadi lebih berani menekan di sisa babak pertama, namun upaya mereka kandas di blok pertahanan Madrid yang rapat serta minimnya tembakan tepat sasaran untuk benar-benar menguji Thibaut Courtois.

Memasuki babak kedua, Madrid menambah daya ledak. Hanya beberapa menit setelah restart, Fede Valverde mengirim umpan panjang akurat yang dikontrol Garcia dengan dada di tepi kotak penalti, sebelum ia melepaskan tendangan voli keras nan presisi yang bersarang di pojok gawang. Gol itu bukan sekadar memperlebar jarak, tetapi juga menunjukkan paket komplet yang dimiliki Garcia: kelincahan membaca ruang, sentuhan pertama yang bersih, dan eksekusi tanpa ragu di momen krusial. Bernabéu bergemuruh, sementara Betis goyah.

Tekanan tak berhenti di situ. Menjelang menit ke-60, Raul Asencio memanfaatkan kelengahan di area kotak penalti untuk menanduk sepak pojok Rodrygo, menegaskan dominasi Los Blancos dalam situasi bola mati dan mengunci salah satu penampilan paling meyakinkan sepanjang era Alonso musim ini. Selepas tiga gol, tempo Madrid sedikit mengendur, membuka celah yang coba dimaksimalkan tim tamu. Betis menciptakan beberapa peluang berbahaya: Giovani Lo Celso dan Rodrigo Riquelme bergantian menghantam tiang, sementara Cucho Hernandez akhirnya memperkecil kedudukan setelah melewati Courtois dan melepaskan tembakan keras yang menembus gawang.

Namun, setiap upaya kebangkitan Betis selalu berbalas presisi dari Madrid. Arda Güler, yang masuk memberi warna segar di sepertiga akhir, mengirim umpan silang terukur yang disambut sentuhan halus Garcia untuk hat-trick-nya pada menit ke-83. Aksi tersebut memicu standing ovation di tribun, termasuk dari Mbappé yang menyaksikan dari bangku penonton. Di pengujung laga, bek kiri Fran Garcia melengkapi pesta lewat tembakan hasil situasi sepak pojok Valverde, memastikan skor telak 5-1 yang mencerminkan keseimbangan antara ketajaman lini serang dan variasi skema bola mati.

Bagi Xabi Alonso, malam ini lebih dari sekadar tiga poin. Hasil besar ini meredakan tekanan yang sempat menguat akibat performa inkonsisten, mempertegas pegangan kursi pelatih yang dikontrak hingga 2026 di tengah rumor tak sedap. Keputusan berani mempercayakan peran ujung tombak kepada Gonzalo Garcia—yang sebelumnya bersinar di Piala Dunia Antarklub musim panas lalu namun minim menit di liga—terbayar lunas. Selain efektivitas Garcia, kontribusi Rodrygo pada momen-momen statis, visi Valverde dalam mengorkestrasi transisi, serta cameo produktif Güler menunjukkan kedalaman skuat yang mulai berbicara.

Di sisi lain, Betis bukannya tanpa peluang. Periode tekanan mereka di pertengahan babak kedua memperlihatkan bahwa ada celah yang sesekali bisa dieksploitasi di belakang garis pertahanan Madrid. Tetapi kurangnya ketenangan di kotak penalti dan ketangguhan Courtois di saat-saat penting membuat upaya itu tak pernah benar-benar mengancam hasil akhir. Saat Madrid menyalakan mode klinis, perbedaan kualitas terlihat mencolok.

Secara klasemen, kemenangan ini menjaga Madrid tetap dalam jangkauan gelar, menambah bobot setiap pertandingan yang tersisa di paruh musim ini. Empat poin bukan jurang yang tak terjembatani, terutama jika konsistensi—yang kerap jadi tema besar di La Liga—berpihak pada Los Blancos. Di tengah absennya Mbappé, kebangkitan penyerang lokal seperti Garcia menawarkan narasi yang disukai publik Bernabéu: talenta akademi yang naik pangkat dan menyelesaikan pekerjaan besar ketika tim paling membutuhkannya.

Sorotan belum padam dari kota Madrid karena setelah duel ini, Atlético Madrid yang berada di peringkat keempat akan bertandang ke markas Real Sociedad. Namun untuk malam ini, sorotan penuh pantas tertuju pada Gonzalo Garcia—pemain muda yang mengubah skeptisisme menjadi tepuk tangan, mengubah kesempatan menjadi pernyataan, dan mengubah laga sulit menjadi pesta gol. Di atas semua itu, Real Madrid mendapatkan lebih dari sekadar kemenangan: mereka mendapatkan kepercayaan diri kolektif yang mungkin menentukan arah perebutan gelar di bulan-bulan mendatang.

HOT NEWS

TRENDING

Gol Menit Ke-90 Raul Garcia Guncang Madrid, Osasuna Hancurkan Takhta Sementara

City Makin Dekat: Dua Gol Nico O’Reilly Tekuk Newcastle, Tekanan ke Arsenal…

Atletico Tertahan di Jan Breydel: Drama Enam Gol, VAR, dan Keunggulan yang…

PSG Balikkan Skor 0-2 Jadi 3-2 di Monaco, Modal Emas Jelang Penentuan…

Vinicius Memecah Sunyi di Da Luz: Kemenangan Tipis Real Madrid Dinodai Dugaan…

Scroll to Top