Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah

Cairnews Brentford menaklukkan sesama klub London, Chelsea, dengan skor telak 3-0 pada Jumat, 19/09/2026 pukul 05:12. Kemenangan tersebut diraih setelah The Bees memanfaatkan kelemahan pertahanan Chelsea, sekaligus membuat Xabi Alonso memiliki banyak hal untuk dipikirkan selama jeda internasional tiga minggu.

Hasil ini menjadi kemunduran besar bagi Chelsea setelah awal yang sempat menjanjikan di bawah arahan mantan pelatih Real Madrid itu. The Blues sebelumnya dengan cepat membangun reputasi sebagai salah satu tim yang menyuguhkan permainan menghibur di Liga Premier. Total 19 gol tercipta dalam empat pertandingan pembuka mereka, sebuah gambaran bahwa Chelsea mampu bermain agresif dan dinamis.

Namun, laju tersebut kini tersendat. Chelsea hanya mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan liga terakhir. Kekalahan dari Brentford juga kembali menegaskan persoalan yang belum dapat diselesaikan Alonso, terutama saat timnya harus menghadapi situasi bola mati dan serangan balik lawan.

Absennya Joao Pedro akibat cedera lutut turut meredam daya serang Chelsea. Tanpa dirinya, serangan dinamis The Blues tidak berjalan sebagaimana sebelumnya. Cole Palmer dan Morgan Rogers juga berhasil diredam oleh Brentford, membuat Chelsea kesulitan menciptakan respons yang cukup berarti sepanjang pertandingan.

Setelah bermain imbang 2-2 melawan Hull pada akhir pekan sebelumnya, Alonso menyatakan harapannya agar timnya dapat bermain lebih “membosankan”. Ia kemudian melakukan empat perubahan pada susunan pemain. Salah satu keputusan itu adalah memainkan Jordan Henderson sebagai starter Chelsea untuk pertama kalinya ketika menghadapi mantan klubnya.

Meski demikian, babak pertama berjalan datar. Tidak ada ancaman serius yang benar-benar menguji kedua penjaga gawang. Chelsea tidak mampu menemukan ritme menyerang yang biasa mereka tampilkan pada awal musim, sementara Brentford juga belum sepenuhnya membuka ruang dalam pertahanan lawannya.

Permainan berubah setelah jeda. Brentford tampil lebih mengancam pada babak kedua dan mulai menemukan cara untuk menekan kelemahan Chelsea. Gol pembuka akhirnya lahir sesaat setelah pertandingan melewati satu jam, berawal dari persoalan Chelsea dalam mengantisipasi bola mati.

Mikkel Damsgaard mengirim sepak pojok, lalu Jannick Schuster memenangi duel udara. Bola kemudian mengarah kepada Jaidon Anthony, yang menyundulkannya ke gawang tidak terkawal. Gol itu membawa Brentford unggul dan memperlihatkan kembali rapuhnya Chelsea saat menghadapi situasi bola mati.

Chelsea tidak memberi respons yang cukup kuat setelah tertinggal. Ketika berusaha mengejar gol penyama kedudukan, mereka justru kebobolan lagi melalui serangan balik. Kevin Schade berhasil lolos sendirian, tetapi Emi Martinez mampu melakukan penyelamatan. Bola muntah kemudian jatuh ke Igor Thiago, yang menuntaskannya untuk memperbesar keunggulan Brentford.

Gol tersebut mengakhiri puasa gol Thiago. Penyerang itu mencetak 25 gol pada musim lalu, pencapaian yang secara mengejutkan membawanya dipanggil ke skuad Piala Dunia Carlo Ancelotti. Namun, ia sempat kesulitan pada awal musim ini. Setelah mencetak gol liga pertamanya musim ini ke gawang Chelsea, Thiago melepas jersey untuk merayakannya.

Tertinggal dua gol, Chelsea tetap tidak menemukan jawaban. Catatan pertahanan mereka pun semakin mengkhawatirkan. Di bawah Alonso, Chelsea kini telah kebobolan sedikitnya dua gol dalam kelima pertandingan liga. Brentford kembali menghukum mereka pada masa tambahan waktu untuk melengkapi kemenangan 3-0.

Schade kembali berperan dalam gol ketiga. Umpan silang mendatarnya berbelok ke kaki Fabio Carvalho. Carvalho kemudian melepaskan tembakan yang melambung melewati Martinez. Di sisi Brentford, Keith Andrews berteriak gembira ke langit malam saat kemenangan besar atas rival London Barat itu dipastikan.

Gol-gol Anthony, Thiago, dan Carvalho membuat Brentford tetap belum terkalahkan. Kemenangan ini juga mengangkat mereka melampaui rival sekota dari London Barat tersebut dan menempatkan Brentford di posisi ketiga klasemen. Mereka kini berada tepat di bawah juara bertahan Arsenal dan Manchester City.

Brentford sebelumnya juga membuka musim dengan kemenangan 3-0 atas Tottenham. Hasil melawan Chelsea memperkuat posisi mereka di papan atas, sekaligus menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan tekanan besar kepada tim-tim London lainnya.

Bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi pengingat mengenai kesenjangan yang masih harus ditutup Alonso jika ingin membawa timnya kembali menjadi penantang gelar. Awal musim yang menghibur memang sempat menjanjikan, tetapi tiga pertandingan liga terakhir dan kekalahan 3-0 dari Brentford menunjukkan pekerjaan yang menanti selama jeda internasional tiga minggu

Brentford menaklukkan sesama klub London, Chelsea, dengan skor telak 3-0 pada Jumat, 19/09/2026 pukul 05:12. Kemenangan tersebut diraih setelah The Bees memanfaatkan kelemahan pertahanan Chelsea, sekaligus membuat Xabi Alonso memiliki banyak hal untuk dipikirkan selama jeda internasional tiga minggu.

Hasil ini menjadi kemunduran besar bagi Chelsea setelah awal yang sempat menjanjikan di bawah arahan mantan pelatih Real Madrid itu. The Blues sebelumnya dengan cepat membangun reputasi sebagai salah satu tim yang menyuguhkan permainan menghibur di Liga Premier. Total 19 gol tercipta dalam empat pertandingan pembuka mereka, sebuah gambaran bahwa Chelsea mampu bermain agresif dan dinamis.

Namun, laju tersebut kini tersendat. Chelsea hanya mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan liga terakhir. Kekalahan dari Brentford juga kembali menegaskan persoalan yang belum dapat diselesaikan Alonso, terutama saat timnya harus menghadapi situasi bola mati dan serangan balik lawan.

Absennya Joao Pedro akibat cedera lutut turut meredam daya serang Chelsea. Tanpa dirinya, serangan dinamis The Blues tidak berjalan sebagaimana sebelumnya. Cole Palmer dan Morgan Rogers juga berhasil diredam oleh Brentford, membuat Chelsea kesulitan menciptakan respons yang cukup berarti sepanjang pertandingan.

Setelah bermain imbang 2-2 melawan Hull pada akhir pekan sebelumnya, Alonso menyatakan harapannya agar timnya dapat bermain lebih “membosankan”. Ia kemudian melakukan empat perubahan pada susunan pemain. Salah satu keputusan itu adalah memainkan Jordan Henderson sebagai starter Chelsea untuk pertama kalinya ketika menghadapi mantan klubnya.

Meski demikian, babak pertama berjalan datar. Tidak ada ancaman serius yang benar-benar menguji kedua penjaga gawang. Chelsea tidak mampu menemukan ritme menyerang yang biasa mereka tampilkan pada awal musim, sementara Brentford juga belum sepenuhnya membuka ruang dalam pertahanan lawannya.

Permainan berubah setelah jeda. Brentford tampil lebih mengancam pada babak kedua dan mulai menemukan cara untuk menekan kelemahan Chelsea. Gol pembuka akhirnya lahir sesaat setelah pertandingan melewati satu jam, berawal dari persoalan Chelsea dalam mengantisipasi bola mati.

Mikkel Damsgaard mengirim sepak pojok, lalu Jannick Schuster memenangi duel udara. Bola kemudian mengarah kepada Jaidon Anthony, yang menyundulkannya ke gawang tidak terkawal. Gol itu membawa Brentford unggul dan memperlihatkan kembali rapuhnya Chelsea saat menghadapi situasi bola mati.

Chelsea tidak memberi respons yang cukup kuat setelah tertinggal. Ketika berusaha mengejar gol penyama kedudukan, mereka justru kebobolan lagi melalui serangan balik. Kevin Schade berhasil lolos sendirian, tetapi Emi Martinez mampu melakukan penyelamatan. Bola muntah kemudian jatuh ke Igor Thiago, yang menuntaskannya untuk memperbesar keunggulan Brentford.

Gol tersebut mengakhiri puasa gol Thiago. Penyerang itu mencetak 25 gol pada musim lalu, pencapaian yang secara mengejutkan membawanya dipanggil ke skuad Piala Dunia Carlo Ancelotti. Namun, ia sempat kesulitan pada awal musim ini. Setelah mencetak gol liga pertamanya musim ini ke gawang Chelsea, Thiago melepas jersey untuk merayakannya.

Tertinggal dua gol, Chelsea tetap tidak menemukan jawaban. Catatan pertahanan mereka pun semakin mengkhawatirkan. Di bawah Alonso, Chelsea kini telah kebobolan sedikitnya dua gol dalam kelima pertandingan liga. Brentford kembali menghukum mereka pada masa tambahan waktu untuk melengkapi kemenangan 3-0.

Schade kembali berperan dalam gol ketiga. Umpan silang mendatarnya berbelok ke kaki Fabio Carvalho. Carvalho kemudian melepaskan tembakan yang melambung melewati Martinez. Di sisi Brentford, Keith Andrews berteriak gembira ke langit malam saat kemenangan besar atas rival London Barat itu dipastikan.

Gol-gol Anthony, Thiago, dan Carvalho membuat Brentford tetap belum terkalahkan. Kemenangan ini juga mengangkat mereka melampaui rival sekota dari London Barat tersebut dan menempatkan Brentford di posisi ketiga klasemen. Mereka kini berada tepat di bawah juara bertahan Arsenal dan Manchester City.

Brentford sebelumnya juga membuka musim dengan kemenangan 3-0 atas Tottenham. Hasil melawan Chelsea memperkuat posisi mereka di papan atas, sekaligus menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan tekanan besar kepada tim-tim London lainnya.

Bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi pengingat mengenai kesenjangan yang masih harus ditutup Alonso jika ingin membawa timnya kembali menjadi penantang gelar. Awal musim yang menghibur memang sempat menjanjikan, tetapi tiga pertandingan liga terakhir dan kekalahan 3-0 dari Brentford menunjukkan pekerjaan yang menanti selama jeda internasional tiga minggu.

HOT NEWS

TRENDING

Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah

Manchester City Pesta Lima Gol di EFL Cup, Floyd Samba Bersinar dalam…

Munich dan Barcelona Ditunjuk untuk Final Liga Champions 2028 dan 2029

Petugas VAR Derbi Manchester Tak Ditugaskan pada Putaran Liga Inggris Berikutnya

Manchester City Menang Dramatis atas United Meski Bermain dengan 10 Orang, Haaland…

Scroll to Top