Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Anfield Ditaklukkan: Penalti Haaland di Waktu Tambahan Patahkan Kutukan dan Panaskan Kejaran City atas Arsenal

 

Cairscore Manchester City bangkit dari ketertinggalan dan meraih kemenangan dramatis 2-1 di Anfield berkat penalti Erling Haaland di masa tambahan waktu, sebuah hasil yang memangkas selisih mereka dengan pemuncak klasemen Arsenal menjadi enam poin dan sekaligus mematahkan kutukan panjang di markas Liverpool. Ini adalah kemenangan tandang pertama City atas Liverpool di hadapan penonton sejak 2003, momen yang mengubah dentuman Anfield menjadi kebungkaman kala peluit akhir berbunyi, sembari mengirim isyarat tegas bahwa perburuan gelar musim ini masih jauh dari selesai.

Pertandingan berjalan hidup sejak awal, dengan City menebar ancaman dalam dua menit pertama. Umpan menembus garis pertahanan dari Bernardo Silva membuka ruang bagi Haaland, tetapi penyerang Norwegia itu—yang tengah mengalami periode seret gol dari permainan terbuka—gagal memaksimalkan peluang. Di bawah tekanan Milos Kerkez, tembakannya tidak cukup tajam dan Alisson Becker mampu menepis bola yang mengarah ke sisi kirinya. City tampil dominan sepanjang paruh pertama dan melepaskan 10 tembakan, namun banyaknya upaya tidak berbuah terobosan; salah satunya kembali berakhir di pelukan Alisson saat sepakan Haaland tepat mengarah ke kiper Brasil tersebut. Liverpool merespon lewat transisi cepat dan permainan vertikal yang menguji kedisiplinan blok pertahanan City, membuat duel lini tengah memanas namun tetap tanpa gol hingga jeda.

Selepas turun minum, pola yang kerap menghantui City musim ini sempat muncul lagi: penurunan intensitas di awal babak kedua. Liverpool memanfaatkan celah itu untuk mendongkrak tempo dan hampir membuka skor lewat Hugo Ekitike, yang sundulannya menyambar umpan silang dalam serangan balik kilat namun melenceng tipis sebelum menit ke-60. Di tengah riuh-rendah, Marc Guehi—yang terus disoraki imbas gagalnya rencana kepindahan ke Liverpool dari Crystal Palace pada hari terakhir bursa September—mendapat sorotan. City memanfaatkan kesempatan merekrutnya bulan lalu setelah dua bek tengah utama mereka cedera, dan ia berjalan di garis tipis disiplin ketika menjatuhkan Mo Salah tepat di luar kotak penalti; kartu kuning jadi hukuman yang membuat tuan rumah kecewa karena menginginkan lebih.

Ketegangan memuncak ketika Ryan Gravenberch terjatuh dengan kontak minimal dan Liverpool memperoleh tendangan bebas di posisi ideal. Dominik Szoboszlai, yang sudah punya rekam jejak eksekusi jitu di Anfield saat melawan Arsenal pada Agustus, kembali memamerkan tekniknya. Sepakan melengkungnya menukik ke sisi gawang, menghantam bagian dalam tiang sebelum memantul melewati garis. Anfield berguncang, City tertinggal, dan waktu tampak berpihak pada tuan rumah. Namun, tim asuhan Pep Guardiola enggan menyerah. Enam menit jelang waktu normal berakhir, kebuntuan mereka terurai dari skema yang rapi: Haaland memenangi duel udara dan mengarahkan bola ke area berbahaya, Bernardo Silva menyelinap ke ruang kosong dan menyambar dengan voli terukur untuk menyamakan kedudukan. Gol itu menggeser momentum, menyalakan kembali mesin City, dan menekan Liverpool mundur.

 

Drama belum mereda. Alisson yang berupaya menghalau bola di kotak penalti bertabrakan dengan Matheus Nunes, dan setelah tinjauan VAR, wasit menunjuk titik putih. Haaland menuntaskan tugas dengan ketenangan khas, mengarahkan bola ke sudut gawang dan membalikkan keadaan di masa tambahan. Dalam pusaran insiden yang sama, sebuah gol City lain sempat dianulir dan tensi memuncak hingga Szoboszlai akhirnya diusir keluar lapangan setelah pemeriksaan lanjutan wasit di monitor pinggir lapangan, memperumit upaya Liverpool untuk kembali ke pertandingan.

Meski unggul jumlah pemain, City tetap membutuhkan penyelamatan heroik di akhir laga ketika sepakan Alexis Mac Allister sempat berbelok arah dan hampir mengecoh Gianluigi Donnarumma. Dari tendangan sudut yang menyusul, Alisson maju membantu serangan dan meninggalkan gawang kosong, menciptakan skenario liar saat Rayan Cherki mencoba melepaskan tembakan jarak jauh dari garis tengah ke gawang yang tak berpenjaga. Bola bergulir mengancam, tetapi duel fisik antara Haaland dan Szoboszlai dalam prosesnya memaksa wasit meninjau ulang; keputusan akhir, gol dianulir, City mendapat tendangan bebas, dan sang gelandang Liverpool kembali menjadi pusat kontroversi saat ia diusir, menandai antiklimaks untuk tuan rumah pada malam penuh ketegangan.

Kemenangan ini bergaung lebih jauh daripada tiga poin biasa. Selain mengakhiri paceklik di Anfield di hadapan suporter, City kembali menempel Arsenal di puncak, menyusutkan marjin menjadi enam poin dan melemparkan tekanan psikologis pada laju The Gunners yang tengah mengejar gelar pertama mereka dalam 22 tahun. Ironisnya, di tengah catatan impresif dua klub yang telah berbagi delapan gelar Liga Premier terakhir, kedua belah pihak malam ini juga memperlihatkan retak-retak kecil—dari peluang terbuang hingga momen kehilangan kontrol—yang menjadi alasan pintu peluang Arsenal tetap terbuka. Bagi Liverpool, kekalahan ini adalah pukulan telak untuk ambisi kembali ke Liga Champions musim depan. Sang juara bertahan sendiri tetap tercatat di posisi keenam, tertinggal empat poin dari lima besar, sehingga margin kesalahan mereka semakin tipis menuju garis finis.

Haaland, yang hanya mencetak satu gol dari permainan terbuka dalam 13 penampilan terakhir sebelum malam ini, mungkin belum sepenuhnya menghapus sorotan atas produktivitasnya, tetapi ketenangannya mengeksekusi penalti di menit-menit krusial kembali menunjukkan naluri pemutus kebuntuan yang menjadi alasan City mendominasinya era ini. Sementara itu, resolusi mental skuad Guardiola—bertahan ketika tertekan, bangkit saat tertinggal, dan menutup laga dengan keberanian—menegaskan bahwa, di bawah lampu-lampu Anfield yang legendaris, mereka tak lagi gentar. Kutukan patah, kejaran gelar memanas, dan Liga Premier kembali memiliki babak penutup yang menjanjikan.

HOT NEWS

TRENDING

Gol Menit Ke-90 Raul Garcia Guncang Madrid, Osasuna Hancurkan Takhta Sementara

City Makin Dekat: Dua Gol Nico O’Reilly Tekuk Newcastle, Tekanan ke Arsenal…

Atletico Tertahan di Jan Breydel: Drama Enam Gol, VAR, dan Keunggulan yang…

PSG Balikkan Skor 0-2 Jadi 3-2 di Monaco, Modal Emas Jelang Penentuan…

Vinicius Memecah Sunyi di Da Luz: Kemenangan Tipis Real Madrid Dinodai Dugaan…

Scroll to Top