Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

City Makin Dekat: Dua Gol Nico O’Reilly Tekuk Newcastle, Tekanan ke Arsenal Kian Berat

 

Cairscore Manchester City memperkecil jarak dengan Arsenal di puncak klasemen setelah menang 2-1 atas Newcastle dalam laga yang sarat tensi di Stadion Etihad. Dua gol Nico O’Reilly menjadi pembeda pada malam ketika efektivitas dan ketenangan City berbicara lebih keras daripada kilau permainan. Hasil ini menempatkan tim asuhan Pep Guardiola hanya terpaut dua poin dari The Gunners, sekaligus menegaskan bahwa perebutan gelar Liga Premier kembali berada dalam kendali mereka sendiri.

City memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, sadar betul Newcastle datang ke Manchester dengan beban kelelahan usai perjalanan pulang-pergi sekitar 5.000 mil ke Baku untuk leg pertama play-off Liga Champions menghadapi Qarabag. Tekanan awal tuan rumah langsung berbuah pada menit ke-14. Erling Haaland, yang turun lebih dalam untuk menjemput bola, mengalirkannya kepada Omar Marmoush. Dengan visi tajam, Marmoush menyodorkan umpan cerdas ke ruang yang ditinggalkan barisan belakang Newcastle. O’Reilly, yang membaca momen dengan sempurna, melepas tembakan keras dari tepi kotak penalti yang meluncur melewati jangkauan Nick Pope dan menggetarkan jala.

Ancaman balasan Newcastle datang cepat. Anthony Gordon—yang sebelumnya mencetak empat gol dalam kemenangan telak 6-1 atas Qarabag—menguji Gianluigi Donnarumma lewat sepakan keras yang memaksa kiper City melakukan penyelamatan penting. Intensitas laga meningkat, dan celah-celah di pertahanan City beberapa kali dimanfaatkan tim tamu. Pada menit ke-22, kegagalan tuan rumah menghalau bola dari situasi sepak pojok membuat Lewis Hall punya ruang untuk menembak dari tepi kotak. Bola sempat mengenai Rayan Ait-Nouri dan mengecoh Donnarumma yang sudah bergerak, mengubah papan skor menjadi 1-1.

Kebobolan itu hanya menjadi jeda singkat sebelum City kembali mengambil alih. Lima menit berselang, Antoine Semenyo menemukan Haaland di sayap. Alih-alih menembak, penyerang Norwegia tersebut mengirim umpan silang yang terukur ke jantung pertahanan Newcastle. O’Reilly kembali menunjukkan insting penyerang murni dengan timing lari yang presisi, lalu menanduk bola ke tanah dan melewati Pope dari jarak dekat. Gol kedua itu bukan hanya mengembalikan keunggulan, tetapi juga mengembuskan ketenangan ke permainan City yang sebelumnya sempat goyah.

Memasuki babak kedua, irama pertandingan tak banyak berubah. City mencoba menutup laga lebih cepat, sementara Newcastle berupaya memanfaatkan setiap celah dari serangan balik. Haaland nyaris memperlebar jarak melalui tembakan melengkung yang hanya melenceng tipis, momen yang bahkan membuat Donnarumma mengacungkan jempol mengapresiasi kualitas upaya tersebut. Di sisi lain, Semenyo sempat mendapat peluang bagus namun penyelesaiannya yang terlalu lemah mengarah tepat ke pelukan Pope, membuat frustrasi Guardiola di tepi lapangan semakin tampak ketika ia berkali-kali mengisyaratkan agar timnya lebih tenang dalam menguasai bola.

Secara performa, City mungkin belum mencapai level terbaiknya, tetapi mereka menunjukkan sisi lain yang sama pentingnya dalam perburuan gelar: kecakapan mengelola momen. Ketika laga berada dalam titik rawan—antara bertahan pada keunggulan tipis atau memberi ruang bagi lawan untuk bangkit—para pemain kunci City tampil disiplin, merapikan barisan, dan menuntaskan pekerjaan. Pada fase akhir yang menegangkan, tuan rumah mengatur tempo, mematahkan upaya Newcastle menekan, dan memastikan tiga poin aman.

Kemenangan ini memperpanjang laju tak terkalahkan City menjadi delapan pertandingan dan mencatatkan lima kemenangan beruntun di semua ajang. Di saat Arsenal sedang goyah dengan hanya dua kemenangan dari tujuh laga liga terakhir, City justru menemukan ritme pada momen paling krusial musim ini. Guardiola sebelumnya menegaskan ia tidak terpengaruh oleh dinamika performa Arsenal, tetapi fakta di lapangan menunjukkan City kian panas ketika batas kesalahan kian menipis.

Di tabel klasemen, City kini berjarak dua poin dari Arsenal dan, terlepas dari hasil derby London utara pada Minggu ketika The Gunners bertandang ke Tottenham, nasib gelar tetap dalam genggaman mereka. Setelah akhir pekan ini, City akan memiliki satu pertandingan tunda dibandingkan Arsenal serta jadwal krusial menjamu pasukan Mikel Arteta pada April. Skenarionya jelas: meraih 11 kemenangan dari 11 laga tersisa akan cukup untuk memastikan gelar liga ketujuh di era Guardiola, tanpa perlu menoleh pada hasil para pesaing.

Bagi Newcastle, Etihad memang bukan tanah yang ramah. Mereka belum pernah meraih kemenangan dalam 20 kunjungan Liga Premier ke markas City, dan musim ini juga sempat tersingkir di semifinal Piala Liga oleh tim yang sama. Meski demikian, mengingat jarak tempuh dan padatnya jadwal mereka pekan ini, performa pasukan Eddie Howe malam ini tetap memperlihatkan daya juang dan disiplin, terutama pada periode ketika laga berpotensi berbalik arah.

Musim ini mempertemukan City dan Newcastle untuk kali keempat, dan pertemuan kelima sudah menanti di babak 16 besar Piala FA bulan depan. Rekam jejak sementara berbicara untuk City, tetapi ritme pertandingan kerap memberi cerita baru—terutama bila menyangkut duel sistem vs intensitas yang menjadi ciri kedua tim di bawah manajer masing-masing.

Pada akhirnya, City memang tidak selalu menari dengan irama atraktifnya. Namun ketika panggung menuntut hasil, mereka tampil dengan kejelian eksekusi, ketahanan mental, dan manajemen momen yang nyaris klinis. Dua gol Nico O’Reilly menjadi simbol efisiensi itu: satu sapuan akurat dari tepi kotak, satu sundulan presisi dari jarak dekat—cukup untuk menjaga tekanan pada Arsenal dan mengingatkan seluruh pesaing bahwa mesin juara Guardiola kembali meraung pada saat yang tepat.

HOT NEWS

TRENDING

Gol Menit Ke-90 Raul Garcia Guncang Madrid, Osasuna Hancurkan Takhta Sementara

City Makin Dekat: Dua Gol Nico O’Reilly Tekuk Newcastle, Tekanan ke Arsenal…

Atletico Tertahan di Jan Breydel: Drama Enam Gol, VAR, dan Keunggulan yang…

PSG Balikkan Skor 0-2 Jadi 3-2 di Monaco, Modal Emas Jelang Penentuan…

Vinicius Memecah Sunyi di Da Luz: Kemenangan Tipis Real Madrid Dinodai Dugaan…

Scroll to Top