#CAIRSCORE Cairbos
Debut Sensasional Semenyo: City Kian Dekat ke Wembley Usai Jinakkan Newcastle 2-0
Cairscore – Antoine Semenyo datang, melihat, dan langsung menaklukkan. Penyerang internasional Ghana yang baru sepekan lalu direkrut Manchester City dari Bournemouth dengan banderol £65 juta itu menjadi pembeda pada malam yang bising di St. James’ Park, ketika tim Pep Guardiola menaklukkan Newcastle 2-0 dan menapakkan satu kaki ke final Piala Carabao. Semenyo membuka skor, nyaris menggandakan lewat gol akrobatik yang dianulir kontroversial setelah peninjauan VAR yang melelahkan, lalu melihat Rayan Cherki menorehkan gol krusial di menit ke-98 yang mengunci keunggulan nyaman jelang leg kedua pada 4 Februari.
Atmosfer di Tyneside sejak awal sudah mendidih. Tuan rumah, yang musim lalu mengakhiri penantian 70 tahun untuk trofi domestik lewat Piala Liga, mengawali laga dengan intensitas tinggi dan dorongan penuh dari tribun. Yoane Wissa segera mendapatkan peluang emas, namun tendangannya melambung di atas mistar. Itu menjadi gambaran babak pertama yang ketat: duel fisik tak kenal kompromi, ritme yang naik-turun, dan dua kubu saling menahan napas menanti momen pertama yang menentukan. Guardiola menjawab tekanan tuan rumah dengan menunjukan ambisinya tanpa tedeng aling-aling: Erling Haaland dipercaya menjadi starter di Piala Liga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, bagian dari susunan pemain City yang kuat meski jadwal padat dan laga liga besar menanti.
Di balik semua sorotan untuk lini depan, peran kiper City, James Trafford, sama pentingnya. Pemain Inggris U-21 yang sempat lama dikaitkan dengan Newcastle itu kembali ke Etihad dari Burnley pada Juli dan, meski musim ini lebih banyak menjadi pelapis Gianluigi Donnarumma, di St. James’ Park ia menunjukkan kualitasnya. Beberapa menit selepas jeda, Trafford mementahkan sundulan melambung Wissa dengan refleks menawan—sebuah penyelamatan yang mengubah momentum. Detik berikutnya, stadion sempat bergemuruh ketika tembakan Bruno Guimaraes menghantam tiang, menandai bahwa Newcastle sedang berada di fase terbaik mereka. Namun dari momen krusial yang gagal itu, arah pertandingan berbalik.
City mengendus celah dan mengeksekusinya dengan dingin. Jeremy Doku, yang sepanjang malam menguji konsentrasi bek lawan dengan akselerasi tajam, menusuk hingga garis akhir. Umpan rendahnya sempat berubah arah setelah mengenai Bernardo Silva dan bergulir ke jalur Semenyo. Dengan naluri seorang finisher mahal, Semenyo menceploskan bola dari jarak dekat—eksekusi sederhana yang terasa berat mengingat tensi pertandingan. Gol itu bukan hanya tentang angka di papan skor, tapi juga tentang kepercayaan diri yang mengalir deras ke tim tamu setelah babak pertama yang tertahan.
Momen paling menguras emosi tiba tak lama setelahnya. Dari situasi sepak pojok, Semenyo melompat tinggi dan menyundul akrobatik yang menggetarkan jala. Perayaan sempat membara, namun segera membeku ketika VAR turun tangan. Peninjauan lebih dari lima menit menyeret pertandingan ke ruang abu-abu; pada akhirnya, keputusan diambil: Haaland dinilai berada dalam posisi offside dan menghalangi Malick Thiaw untuk memainkan bola. Gol dianulir. Suara sorak sorai tuan rumah meledak seolah mereka baru saja mencetak gol penyeimbang, dan City dipaksa memulai lagi dari nol untuk mengamankan margin.
Newcastle mencoba memanfaatkan energi dari keputusan tersebut. Nick Woltemade dua kali mendapatkan peluang untuk menguji Trafford, namun penyelesaian akhir tak kunjung tepat sasaran. Seiring waktu berjalan, ritme mereka terfragmentasi oleh disiplin City dalam mengelola transisi. Guardiola menginstruksikan blok menengah yang sabar, memotong jalur umpan, dan menunggu saat untuk menyengat. Ketika ruang itu terbuka di masa tambahan waktu, City tak menyia-nyiakannya. Rayan Ait-Nouri merangsek di sisi kiri dan melepaskan umpan silang rendah yang tajam; Rayan Cherki menyambar dengan tenang untuk menggandakan keunggulan pada menit ke-98. Gol itu mengubah cerita leg pertama: dari tipis menjadi telak, dari rapuh menjadi kokoh.
Di luar lapangan, laga ini juga dibayangi polemik soal perubahan regulasi piala domestik musim ini. Tahun-tahun sebelumnya, Semenyo tak akan diizinkan tampil karena sudah membela Bournemouth di kompetisi lain pada musim yang sama. Kini aturan berbeda: pemain dapat membela dua klub dalam satu musim. Manajer Newcastle, Eddie Howe, sudah mengungkapkan ketidakpuasannya sebelum laga, dan City tak ragu memaksimalkan celah regulasi tersebut. Fakta bahwa Semenyo juga mencetak gol dalam debutnya untuk City di ajang Piala FA—dalam kemenangan telak 10-1 atas Exeter—mempertegas betapa cepatnya ia beradaptasi dengan ekosistem baru dan tuntutan tinggi di Etihad.
Keberanian Guardiola menurunkan XI kuat, termasuk Haaland, hanya beberapa hari sebelum mereka mengunjungi Manchester United di Liga Premier, mengirim pesan yang tidak samar: City lapar akan trofi ini, trofi yang terakhir kali mereka tatap dari dekat pada 2021. Struktur permainan The Citizens terlihat matang—kombinasi progresi dari sayap melalui Doku, kelihaian Bernardo Silva di ruang sempit, dan target yang selalu mengancam di kotak penalti. Di sisi lain, Newcastle menunjukkan intensitas dan keberanian yang membuat St. James’ Park selalu menjadi tempat tak bersahabat. Mereka menekan tinggi, mengawal ketat, dan memaksa City berkeringat, terutama pada awal babak kedua. Namun, pada laga dengan margin tipis, keputusan-keputusan kecil—penyelamatan Trafford, sentuhan pertama Semenyo, dan efektivitas City dalam mengelola momen—menjadi pembeda.
Bagi Semenyo, malam ini lebih dari sekadar gol ketiga dalam dua penampilan. Ini adalah pengesahan instan bahwa investasinya bukan hanya soal harga, melainkan tentang profil yang tepat untuk kebutuhan City: pekerja keras tanpa bola, tajam di area berbahaya, dan tak gentar pada panggung besar. Garis larinya membuka jalur bagi rekan setim, tenang ketika harus menyelesaikan peluang, dan cukup fleksibel untuk berperan sebagai pemantul atau eksekutor. Bahwa ia sempat merayakan gol keduanya yang kemudian dianulir, namun tetap stabil dan berkontribusi dalam fase akhir pertandingan, menunjukkan ketahanan mental yang dibutuhkan tim juara.
Leg kedua pada 4 Februari kini menjadi gunung yang lebih curam bagi The Magpies. Mereka butuh performa heroik untuk membalikkan keadaan dan menghidupkan kembali mimpi mempertahankan gelar yang mereka menangkan musim lalu. City, dengan modal dua gol dan clean sheet, berada di posisi ideal: tidak hanya unggul agregat, tetapi juga memegang kontrol emosional atas semifinal ini. Pertanyaan yang tersisa bukan tentang kemampuan Newcastle untuk berjuang—itu nyaris pasti—melainkan tentang ketangguhan City untuk menutup pekerjaan tanpa memberi secercah harapan yang bisa mengubah arus.
Pada akhirnya, malam di St. James’ Park menceritakan kisah yang jelas. Tentang bagaimana tim dengan pengalaman besar meredam badai di kandang lawan, menunggu celah, dan mengeksekusi. Tentang sistem yang menonjolkan individu, dan individu yang mengangkat sistem. Tentang regulasi yang diperdebatkan, namun dimanfaatkan dengan cerdas. Dan tentu saja, tentang Antoine Semenyo—pahlawan baru yang memberi City pijakan kokoh menuju Wembley, sekaligus menyalakan babak baru dalam kariernya dengan sorotan paling terang.
-
22 Feb 2026Gol Menit Ke-90 Raul Garcia Guncang Madrid, Osasuna Hancurkan Takhta Sementara
-
22 Feb 2026City Makin Dekat: Dua Gol Nico O’Reilly Tekuk Newcastle, Tekanan ke Arsenal Kian Berat
-
21 Feb 2026Era Baru Les Bleus? Zidane Disebut Sepakati Kursi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
19 Feb 2026Atletico Tertahan di Jan Breydel: Drama Enam Gol, VAR, dan Keunggulan yang Menguap Jadi 3-3 Kontra Brugge
-
18 Feb 2026PSG Balikkan Skor 0-2 Jadi 3-2 di Monaco, Modal Emas Jelang Penentuan di Paris
-
18 Feb 2026Vinicius Memecah Sunyi di Da Luz: Kemenangan Tipis Real Madrid Dinodai Dugaan Rasisme, Mourinho Terusir Jelang Kepulangan ke Bernabeu
-
14 Feb 2026Badai Rojiblanco: Atletico Libas Barcelona 4-0 di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey
-
13 Feb 2026Sundulan Emas Van Dijk Patahkan Rekor Kandang Sunderland, Harapan Liga Champions Liverpool Menyala
-
11 Feb 2026Musim Jack Grealish Berakhir Usai Operasi Kaki, Pukulan bagi Everton dan Asa Piala Dunia Inggris
-
09 Feb 2026Anfield Ditaklukkan: Penalti Haaland di Waktu Tambahan Patahkan Kutukan dan Panaskan Kejaran City atas Arsenal
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Gol Menit Ke-90 Raul Garcia Guncang Madrid, Osasuna Hancurkan Takhta Sementara Cairscore – Real Madrid yang…
#CAIRSCORE Cairbos City Makin Dekat: Dua Gol Nico O’Reilly Tekuk Newcastle, Tekanan ke Arsenal Kian Berat Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Atletico Tertahan di Jan Breydel: Drama Enam Gol, VAR, dan Keunggulan yang Menguap Jadi 3-3 Kontra Brugge…
#CAIRSCORE Cairbos PSG Balikkan Skor 0-2 Jadi 3-2 di Monaco, Modal Emas Jelang Penentuan di Paris Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Vinicius Memecah Sunyi di Da Luz: Kemenangan Tipis Real Madrid Dinodai Dugaan Rasisme, Mourinho Terusir Jelang Kepulangan…
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol