#CAIRSCORE Cairbos
Cabo Verde Kembali Mengejutkan, Uruguay Terancam Usai Drama Imbang 2-2 di Miami
Cairscore – Cabo Verde kembali menunjukkan bahwa kehadiran mereka di Piala Dunia bukan sekadar pelengkap. Tim debutan itu sekali lagi memaksa lawan yang lebih diunggulkan kehilangan poin setelah bangkit untuk menahan Uruguay 2-2 di Miami, Senin, mengulang kejutan yang sebelumnya mereka hadirkan saat menahan Spanyol pada laga pembuka. Hasil ini bukan hanya mempertegas daya juang wakil Afrika tersebut, tetapi juga menjaga peluang mereka untuk melangkah ke babak gugur dari Grup H.
Pertandingan berlangsung dengan alur yang penuh perubahan. Cabo Verde tampil lebih berani sejak awal, berbeda dibanding pendekatan mereka saat menghadapi Spanyol. Mereka bermain agresif, berusaha menekan dan menunjukkan bahwa status debutan tidak membuat mereka gentar menghadapi Uruguay, juara dunia dua kali yang datang dengan beban untuk segera bangkit setelah sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi.
Meski demikian, Uruguay sempat lebih dulu menciptakan peluang berbahaya pertama. Federico Valverde melepaskan tembakan kaki kiri, tetapi upaya gelandang Real Madrid itu belum mengarah ke sasaran. Momen tersebut memberi gambaran bahwa Uruguay tetap memiliki kualitas untuk mengancam kapan saja, tetapi justru Cabo Verde yang lebih dulu memukul lewat sebuah momen bersejarah.
Pada menit ke-21, Kevin Pina mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola negaranya. Tendangan bebas jarak jauhnya menembus buruknya pertahanan Uruguay dan melewati Fernando Muslera, membuat Cabo Verde unggul 1-0 sekaligus mencetak gol pertama mereka di Piala Dunia. Gol itu memicu semangat baru dari tim kepulauan Afrika tersebut, yang semakin percaya diri menghadapi lawan dengan reputasi jauh lebih besar.
Uruguay kemudian dipaksa bekerja keras untuk merespons. Tekanan mulai mereka tingkatkan seiring pertandingan mendekati turun minum, ketika kebutuhan akan gol penyama menjadi semakin mendesak. Gol yang mereka cari akhirnya datang pada menit ke-44 dalam situasi yang penuh tekanan di depan gawang Cabo Verde. Sidney Lopes Cabral menyundul bola ke tiang gawangnya sendiri saat berada di bawah tekanan Rodrigo Bentancur, lalu Maximiliano Araujo dengan sigap menyundul bola pantul ke dalam gawang ketika kiper Cabo Verde, Vozinha, tidak mampu berbuat banyak. Skor 1-1 mengubah arah pertandingan pada saat yang krusial.
Momentum itu benar-benar dimanfaatkan Uruguay. Mereka menuntaskan pembalikan keadaan pada menit keenam waktu tambahan babak pertama. Berawal dari sundulan Araujo, Agustin Canobbio menyambut bola dengan tendangan voli yang membawa Uruguay berbalik unggul 2-1. Dalam rentang waktu yang sangat singkat menjelang jeda, tim Amerika Selatan itu tampak berhasil mengubah tekanan menjadi keuntungan besar, sekaligus membuat Cabo Verde harus memulai lagi perjuangan mereka dari posisi tertinggal.
Memasuki babak kedua, Uruguay sempat terlihat mengendalikan jalannya pertandingan. Mereka bermain dengan kesan lebih tenang setelah berhasil membalikkan keadaan, sementara Cabo Verde harus mencari jalan untuk kembali menandingi intensitas lawan. Namun, ketika laga tampak bergerak ke arah yang diinginkan Uruguay, sebuah kesalahan besar mengubah segalanya.
Pada menit ke-61, kiper Uruguay yang telah berusia 40 tahun, Fernando Muslera, secara tak terduga keluar dari gawangnya. Momen itu langsung dimanfaatkan dengan sangat baik oleh pemain pengganti Cabo Verde, Helio Varela. Setelah menunjukkan sentuhan pertama yang luar biasa, Varela memasukkan bola ke gawang kosong dan mengubah skor menjadi 2-2. Gol itu kembali menghidupkan semangat Cabo Verde sekaligus mengguncang Uruguay, yang untuk kedua kalinya dalam dua pertandingan grup gagal menjaga kendali penuh atas laga.
Setelah kedudukan kembali imbang, pertandingan tetap menyisakan ketegangan. Vozinha, yang sebelumnya menjadi pahlawan Cabo Verde saat menahan Spanyol, sempat melakukan kesalahan yang memberi kesempatan kepada Araujo untuk mencetak gol lagi. Namun, Cabo Verde selamat karena bendera offside mengakhiri ancaman tersebut. Di sisi lain, Uruguay terus mencari gol kemenangan, tetapi mereka tidak mampu menemukan penyelesaian yang dibutuhkan.
Menjelang akhir pertandingan, Valverde kembali mencoba memecah kebuntuan. Ia melepaskan tendangan bebas dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar. Peluang itu menjadi salah satu kesempatan terakhir Uruguay untuk menghindari hasil yang terasa sangat mengecewakan, terutama mengingat konteks pertandingan dan posisi mereka di klasemen.
Hasil imbang ini membawa Cabo Verde meraih poin kedua mereka di Grup H dan menjaga harapan untuk lolos ke fase gugur tetap terbuka. Mereka kini akan menghadapi Arab Saudi, yang sebelumnya dihancurkan 4-0 oleh Spanyol pada hari Minggu, dalam pertandingan grup terakhir Sabtu depan. Situasinya jelas bagi Cabo Verde: kemenangan akan mengamankan tempat di babak 32 besar.
Sebaliknya, Uruguay kini berada dalam tekanan serius. Setelah lebih dulu ditahan Arab Saudi, mereka kembali gagal menang saat menghadapi lawan yang di atas kertas memiliki peringkat lebih rendah. Kondisi itu membuat peluang mereka untuk melaju semakin terancam, dan tim asuhan Marcelo Bielsa mungkin harus mengalahkan juara Eropa Spanyol pada akhir pekan depan jika ingin menghindari tersingkir dari babak grup Piala Dunia untuk kedua kali berturut-turut.
Sebelum pertandingan dimulai, Bielsa melakukan dua perubahan pada tim Uruguay yang bermain imbang melawan Arab Saudi, dengan striker Al Hilal Darwin Nunez memulai laga dari bangku cadangan. Di kubu lawan, Bubista memilih tiga perubahan pada susunan pemain Cabo Verde, seluruhnya di sektor serang. Pilihan itu terbukti memberi warna pada permainan timnya, yang tampil lebih berani dan agresif sejak awal, serta mampu beberapa kali menggoyang kestabilan Uruguay.
Pada akhirnya, laga di Miami ini menjadi satu lagi bukti bahwa Cabo Verde tidak datang ke Piala Dunia hanya untuk belajar. Mereka sudah dua kali menahan lawan kuat dan kini membawa nasib mereka sendiri menuju pertandingan terakhir. Sementara itu, Uruguay harus menatap laga penentuan dengan tekanan besar, menyadari bahwa setiap kesalahan kini bisa berujung pada akhir yang terlalu cepat di turnamen ini.
-
23 Oct 2026Kursi Panas Manchester United Tak Pernah Aman, Michael Carrick Terancam Jadi Korban Berikutnya Usai Era Ferguson
-
23 Oct 2026Bruno Fernandes Soroti Taktik Michael Carrick, Manchester United Makin Terpuruk Usai Dibantai Como 4-1
-
21 Oct 2026Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati
-
21 Oct 2026Atlético Madrid Tahan Gempuran Stuttgart
-
19 Oct 2026Mbappe Menggila! Dua Gol Spektakuler Antar Real Madrid Bantai Sevilla 4-1
-
18 Oct 2026Sempat Gagal Penalti, Dembele Menggila! PSG Tekuk Strasbourg 3-1 dan Rebut Puncak Ligue 1
-
18 Oct 2026Barcelona Menggila! Hancurkan Real Betis 5-2, Flick Ukir Rekor Sempurna di Awal Musim
-
17 Oct 2026Argentina vs Uruguay Kembali Memanas! Derbi Río de la Plata Siap Tersaji pada November
-
17 Oct 2026Penghargaan Perdamaian FIFA Terancam Berakhir
-
16 Oct 2026Permintaan Maaf Infantino Gagal Redakan Kritik, Inggris dan Jerman Desak Perubahan Besar di FIFA
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Kursi Panas Manchester United Tak Pernah Aman, Michael Carrick Terancam Jadi Korban Berikutnya Usai Era Ferguson …
#CAIRSCORE Cairbos Bruno Fernandes Soroti Taktik Michael Carrick, Manchester United Makin Terpuruk Usai Dibantai Como 4-1 Cairnews – Krisis…
#CAIRSCORE Cairbos Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati Cairnews – Manajer Manchester United, Michael Carrick,…
#CAIRSCORE Cairbos Manchester City Bungkam Liverpool 3-0 di Tengah Bayang-Bayang Skandal Finansial Cairsnews – Manchester City menunjukkan ketangguhannya…
#CAIRSCORE Cairbos Italia Bangkit di Bursa, Hujan Gol Mengantar Kemenangan 4-1 atas Turki Cairnews – Italia meraih kemenangan…
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol