Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Sempat Gagal Penalti, Dembele Menggila! PSG Tekuk Strasbourg 3-1 dan Rebut Puncak Ligue 1

Cairnews – Paris Saint-Germain (PSG) menunjukkan mental juara setelah bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Strasbourg dengan skor 3-1 dalam lanjutan Ligue 1 Prancis. Ousmane Dembele menjadi salah satu sosok penentu kemenangan setelah sempat gagal mengeksekusi penalti, sebelum berkontribusi besar dalam terciptanya tiga gol yang membawa timnya ke puncak klasemen sementara.

Bertanding di Stade de la Meinau, PSG lebih dahulu dikejutkan oleh gol Giovanni Reyna yang membawa Strasbourg unggul. Situasi semakin menegangkan ketika Dembele, peraih Ballon d’Or tahun lalu, gagal memanfaatkan peluang dari titik putih pada menit ke-72. Namun, pemain asal Prancis itu mampu bangkit dan membuktikan perannya sebagai pemain penting bagi sang juara bertahan.

Dembele kemudian memberikan assist kepada Illia Zabarnyi untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor lima menit sebelum waktu normal berakhir, sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk PSG. Pada masa tambahan waktu, Dembele turut berperan dalam terciptanya gol ketiga yang dicetak Desire Doue untuk memastikan kemenangan tim tamu.

Hasil positif ini memperpanjang tren kemenangan PSG menjadi empat pertandingan beruntun di Ligue 1. Jika seluruh kompetisi diperhitungkan, termasuk Liga Champions, tim besutan Luis Enrique tersebut telah meraih enam kemenangan berturut-turut.

Perjalanan PSG di liga domestik sempat kurang meyakinkan setelah mereka gagal menang dalam tiga pertandingan pertama musim ini. Namun, performa yang semakin stabil membuat mereka kini mengumpulkan 14 poin dari tujuh pertandingan dan berhasil menduduki posisi teratas klasemen sementara.

PSG berada di puncak setelah unggul atas Monaco dalam jumlah gol yang dicetak. Meski demikian, posisi tersebut masih berpotensi berubah karena Monaco dijadwalkan menghadapi Lorient pada hari Minggu. Sejumlah klub lain, termasuk Lille, Rennes, Paris FC, dan Lyon, juga berpeluang memperbaiki posisi mereka dalam persaingan papan atas pada akhir pekan ini.

Pertandingan melawan Strasbourg menjadi tantangan tersendiri bagi PSG karena jadwal yang cukup padat. Mereka baru saja menjalani duel berat melawan Manchester City di Liga Champions, yang berakhir dengan kemenangan 4-2, hanya tiga hari sebelum bertandang ke markas Strasbourg. Setelah itu, PSG kembali dihadapkan pada pertandingan besar dengan menjamu Barcelona tiga hari kemudian.

Menghadapi jadwal yang padat, Luis Enrique memilih melakukan rotasi besar-besaran dengan mengubah delapan pemain dari susunan tim yang tampil melawan Manchester City. Dembele bahkan memulai pertandingan dari bangku cadangan, mengingat pentingnya laga mendatang melawan Barcelona, klub yang pernah dibelanya.

Strasbourg berusaha memanfaatkan perubahan komposisi pemain PSG untuk mengambil kendali permainan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-17 ketika Reyna mencetak gol pembuka. Pemain bintang asal Amerika Serikat itu menerima umpan Gessime Yassine di dalam kotak penalti, kemudian memutar badan sebelum melepaskan tembakan mendatar yang mengecoh kiper Matvey Safonov di tiang dekat.

PSG berusaha memberikan respons, tetapi Strasbourg tetap mampu menghadirkan ancaman. Safonov menjadi salah satu pemain penting bagi tim tamu setelah melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Conrad Harder tidak lama setelah babak kedua dimulai. Penyelamatan tersebut menjaga PSG tetap berada dalam jarak yang memungkinkan untuk mengejar ketertinggalan.

Melihat timnya membutuhkan perubahan, Luis Enrique memasukkan sejumlah pemain andalan, termasuk Dembele dan Doue. Kehadiran mereka membuat serangan PSG semakin agresif dan memberikan tekanan lebih besar kepada pertahanan Strasbourg.

Peluang emas untuk menyamakan kedudukan datang setelah tembakan Doue mengenai lengan Pape Demba Diop. Wasit yang meninjau insiden tersebut melalui VAR akhirnya memberikan hadiah penalti kepada PSG. Dembele dipercaya menjadi eksekutor, tetapi tendangannya justru melebar dari sasaran.

Kegagalan itu sempat menjadi pukulan bagi PSG yang sedang berusaha membalikkan keadaan. Dembele sendiri sebelumnya pernah menunjukkan ketenangannya dalam situasi serupa ketika mencetak gol melalui penalti pada final Liga Champions melawan Arsenal pada Mei lalu. Kali ini, ia gagal memaksimalkan kesempatan tersebut.

Meski demikian, Dembele tidak membiarkan kesalahan itu memengaruhi penampilannya. Hanya beberapa menit setelah gagal mencetak gol dari titik putih, ia mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kanan yang berhasil diselesaikan Zabarnyi dari jarak dekat. Bek asal Ukraina tersebut tampil tenang saat menuntaskan peluang dan membawa PSG kembali ke dalam pertandingan.

Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada tim tamu. Dembele kembali memperlihatkan kualitas individunya dengan menguasai bola di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut menjadi gol pertamanya di Ligue 1 musim ini, sekaligus menambah koleksi tiga gol yang sebelumnya telah ia cetak di Liga Champions.

PSG belum berhenti menyerang setelah berbalik unggul. Pada masa tambahan waktu, Safonov mengirimkan bola jauh ke depan yang berhasil dikontrol Dembele. Ia kemudian memberikan operan kepada Ferran Torres, yang meneruskan bola kepada Doue. Pemain muda tersebut menyelesaikan peluang dengan baik untuk memastikan kemenangan PSG menjadi 3-1.

Penampilan Dembele menjadi bukti kemampuannya bangkit setelah mengalami kegagalan dalam momen penting. Selain mencetak gol penentu, ia juga berperan langsung dalam terciptanya dua gol lainnya, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh dalam kemenangan PSG di kandang Strasbourg.

Di sisi lain, Lille tengah berusaha memulihkan kepercayaan diri setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Arsenal di Liga Champions. Mereka akan menjamu Brest dalam pertandingan berikutnya dengan peluang untuk merebut posisi puncak klasemen apabila mampu meraih kemenangan.

Dengan tambahan tiga poin dari Strasbourg, PSG berhasil memperkuat momentum positif mereka menjelang rangkaian pertandingan penting di level domestik maupun Eropa. Kebangkitan setelah tertinggal, ditambah kontribusi besar Dembele meski sempat gagal mengeksekusi penalti, menjadi modal berharga bagi tim asuhan Luis Enrique untuk mempertahankan konsistensi dan bersaing dalam perebutan gelar musim ini.

HOT NEWS

TRENDING

Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati

Manchester City Bungkam Liverpool 3-0 di Tengah Bayang-Bayang Skandal Finansial

Italia Bangkit di Bursa, Hujan Gol Mengantar Kemenangan 4-1 atas Turki

Gol Akhir Cunha Selamatkan Manchester United, Tekanan untuk Carrick Tak Mereda

Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah

Scroll to Top