#CAIRSCORE Cairbos
Atletico Madrid Balas Keras Kritik Mourinho kepada Wasit usai Kemenangan 2-1 atas Real Madrid
Cairnews – Atletico Madrid memberikan respons keras kepada Jose Mourinho setelah pelatih Real Madrid tersebut melontarkan kritik terhadap wasit Miguel Angel Ortiz Arias menyusul kemenangan 2-1 Atletico pada pertandingan Minggu. Sehari setelah laga, Atletico menyerukan penghentian terhadap apa yang mereka sebut sebagai “pelecehan terhadap wasit”, sekaligus menanggapi cara Mourinho menyampaikan keberatannya dalam konferensi pers pascapertandingan.
Polemik itu muncul setelah Real Madrid kalah 1-2 dari rival sekotanya. Mourinho menilai terdapat dua insiden yang seharusnya berujung pada kartu merah untuk pemain Atletico Madrid, Cristian “Cuti” Romero dan Lee Kang-in. Menurut Mourinho, pelanggaran yang dilakukan keduanya terhadap pemain Real Madrid layak mendapatkan hukuman yang lebih berat daripada yang diberikan di lapangan.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Mourinho tidak hanya menyampaikan penilaian secara lisan. Pelatih Real Madrid itu juga membawa cetakan gambar dari insiden-insiden yang dipermasalahkannya. Gambar tersebut digunakan untuk memperkuat argumentasinya bahwa Romero dan Lee seharusnya dikeluarkan dari lapangan akibat pelanggaran yang terjadi.
Kritik Mourinho terutama diarahkan kepada kepemimpinan Ortiz Arias. Ia menyatakan bahwa sejumlah hal menjelang pertandingan terasa tidak biasa, termasuk waktu pengumuman penunjukan wasit. Mourinho menyoroti bahwa identitas sang pengadil sudah diketahui seminggu sebelum pertandingan, sedangkan menurutnya informasi seperti itu biasanya baru diumumkan 24 jam sebelum laga digelar.
“Semua terasa sangat aneh,” ujar Mourinho pada Minggu. “Pertama, sosok wasit sudah diketahui seminggu sebelum pertandingan, padahal biasanya hal itu baru diumumkan 24 jam sebelumnya.”
Mourinho kemudian melanjutkan kritiknya dengan menyinggung usia dan status Ortiz Arias. Pelatih asal Portugal itu menyebut wasit tersebut berusia 41 tahun dan tidak masuk dalam daftar wasit internasional. Ia menilai kondisi itu menunjukkan bahwa Ortiz Arias bukan dipilih karena dianggap sebagai wasit yang hebat.
“Lalu, dia adalah wasit berusia 41 tahun yang tidak masuk dalam daftar wasit internasional, jadi pastinya bukan karena dia wasit hebat,” kata Mourinho. Ia juga menyampaikan simpati kepada Ortiz Arias, tetapi tetap menilai sang wasit tidak mampu menghadapi tekanan pertandingan. “Kasihan sekali dia datang ke sini dan tidak mampu mengatasi tekanan.”
Pernyataan itu segera mendapat tanggapan dari Atletico Madrid. Pada Senin, klub tersebut menggunakan media sosial untuk menyampaikan sikapnya terhadap komentar Mourinho. Atletico mengunggah pesan bertuliskan, “Hentikan pelecehan terhadap wasit sekarang”, sebagai bentuk seruan agar tekanan dan serangan terhadap pengadil pertandingan dihentikan.
Unggahan Atletico tidak hanya berisi tulisan. Klub tersebut juga menyertakan video yang menampilkan gambar Mourinho keluar dari sebuah mesin pencetak atau printer. Video itu merujuk langsung pada aksi Mourinho yang membawa hasil cetakan gambar insiden ke ruang konferensi pers setelah pertandingan.
Respons Atletico memperlihatkan bahwa kemenangan mereka atas Real Madrid tidak hanya berpengaruh pada persaingan di lapangan, tetapi juga memunculkan ketegangan dalam pembahasan mengenai kepemimpinan wasit. Bagi Atletico, komentar yang diarahkan kepada wasit setelah pertandingan menjadi persoalan yang perlu disoroti. Karena itu, mereka menekankan pesan untuk menghentikan apa yang disebut sebagai pelecehan terhadap wasit.
Di sisi lain, Mourinho tetap menegaskan keberatannya terhadap dua keputusan yang berkaitan dengan Romero dan Lee Kang-in. Pelatih Real Madrid itu berpendapat bahwa pelanggaran terhadap pemain timnya seharusnya membawa konsekuensi lebih tegas. Kekalahan 1-2 tersebut pun menjadi latar dari kritik Mourinho terhadap Ortiz Arias dan cara pertandingan dipimpin.
Hasil laga itu turut memengaruhi posisi kedua tim di klasemen La Liga. Setelah tujuh pekan pertandingan, Real Madrid tertahan di peringkat keempat. Atletico Madrid, sebaliknya, naik ke posisi kedua, tepat di bawah Barcelona yang memimpin klasemen.
Pergerakan di klasemen menambah arti penting duel tersebut bagi kedua klub. Atletico mampu memperbaiki posisinya hingga berada di urutan kedua, sedangkan Real Madrid harus menerima bahwa mereka masih berada di posisi keempat setelah tujuh pertandingan. Di tengah situasi itu, perdebatan mengenai keputusan wasit menjadi bagian yang menonjol setelah pertandingan berakhir.
Mourinho sendiri saat ini tengah menjalani periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid. Pada masa jabatan pertamanya, yang berlangsung dari 2010 hingga 2013, ia membawa klub tersebut meraih gelar La Liga dan Copa del Rey. Riwayat itu membuat setiap pernyataannya sebagai pelatih Real Madrid mendapat perhatian besar, termasuk kritiknya kepada Ortiz Arias setelah kekalahan dari Atletico.
Dengan Atletico menyerukan penghentian pelecehan terhadap wasit dan Mourinho mempertahankan penilaiannya atas dua insiden penting dalam pertandingan, kemenangan 2-1 tersebut meninggalkan perbincangan yang berlanjut setelah peluit akhir. Atletico mengamankan tiga poin dan naik ke posisi kedua, sementara Real Madrid tertahan di peringkat keempat, dengan kontroversi kepemimpinan wasit menjadi sorotan utama pascalaga.
-
22 Sep 2026Atletico Madrid Balas Keras Kritik Mourinho kepada Wasit usai Kemenangan 2-1 atas Real Madrid
-
21 Sep 2026Gol Akhir Cunha Selamatkan Manchester United, Tekanan untuk Carrick Tak Mereda
-
21 Sep 2026Torres Bersinar Lagi, PSG Menang Tipis atas Marseille yang Kehilangan Satu Pemain
-
20 Sep 2026Hat-trick Perdana Mohamed Salah Mengantar Trabzonspor Melibas Galatasaray 4-0
-
20 Sep 2026Hat-trick Raphinha Antar Barcelona Tundukkan Sevilla dan Jaga Rekor Sempurna
-
19 Sep 2026Harry Kane Pecahkan Rekor 100 Gol Bundesliga dalam 98 Laga
-
19 Sep 2026Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah
-
18 Sep 2026Gestur Messi kepada Don Garber Warnai Perayaan Gelar Campeones Cup Inter Miami
-
18 Sep 2026Manchester City Pesta Lima Gol di EFL Cup, Floyd Samba Bersinar dalam Debut
-
17 Sep 2026UEFA Bidik Penantang Kredibel untuk Infantino dengan Agenda Reformasi FIFA
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Gol Akhir Cunha Selamatkan Manchester United, Tekanan untuk Carrick Tak Mereda Cairnews – Manchester United pulang…
#CAIRSCORE Cairbos Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah Cairnews – Brentford menaklukkan sesama klub London,…
#CAIRSCORE Cairbos Manchester City Pesta Lima Gol di EFL Cup, Floyd Samba Bersinar dalam Debut Cairnews – Manchester…
#CAIRSCORE Cairbos Munich dan Barcelona Ditunjuk untuk Final Liga Champions 2028 dan 2029 Cairnews – UEFA menetapkan dua…
#CAIRSCORE Cairbos Petugas VAR Derbi Manchester Tak Ditugaskan pada Putaran Liga Inggris Berikutnya Cairnews – Matt Donohue, yang…
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol