Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Montagliani Dikabarkan Bidik Periode Ketiga di CONCACAF, Kans Menantang Infantino Meredup

 

Cairsnews – Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, dikabarkan berencana kembali mencalonkan diri untuk memimpin organisasi sepak bola kawasan Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia. Rencana tersebut, yang muncul dalam laporan media pada Kamis, menjadi sorotan karena pengusaha asal Kanada itu sebelumnya disebut-sebut sebagai figur yang berpotensi menantang Gianni Infantino dalam pemilihan presiden FIFA.

Menurut laporan tersebut, Montagliani telah menyampaikan kepada stafnya bahwa ia berniat maju untuk masa jabatan ketiga di CONCACAF. Jika rencana itu diwujudkan, arah langkahnya akan lebih terfokus pada upaya mempertahankan kepemimpinan di tingkat konfederasi, bukan mengikuti persaingan untuk menduduki jabatan tertinggi dalam organisasi sepak bola dunia.

Kabar ini memberi perkembangan baru terhadap spekulasi mengenai siapa yang akan menghadapi Infantino. Nama Montagliani sebelumnya masuk dalam pembicaraan sebagai kemungkinan alternatif, terutama setelah muncul perbedaan sikap di antara keduanya. Namun, laporan mengenai niatnya kembali maju di CONCACAF membuat kemungkinan tersebut semakin meredup.

Pemilihan pengurus CONCACAF dijadwalkan berlangsung pada awal tahun depan, mendahului pemilihan presiden FIFA yang disebut akan digelar pada Maret. Urutan agenda itu menjadikan keputusan Montagliani mengenai pencalonannya di tingkat regional relevan bagi pembahasan persaingan di FIFA. Berdasarkan laporan yang sama, apabila ia benar-benar kembali mencalonkan diri di CONCACAF, namanya tidak akan lagi diperhitungkan sebagai calon pengganti Infantino.

Meski demikian, informasi mengenai langkah Montagliani masih berupa laporan media tentang niat yang disampaikan kepada staf. Hal itu perlu dibedakan dari pengumuman resmi pencalonan. Dengan demikian, kabar tersebut menunjukkan arah yang mungkin diambil oleh presiden CONCACAF, tetapi belum dapat diperlakukan sebagai kepastian bahwa seluruh proses pencalonannya telah dilakukan.

Montagliani sempat dipandang sebagai kandidat yang dapat menantang Infantino setelah mengambil sikap berbeda dalam persoalan masuknya investasi swasta ke Piala Dunia FIFA. Upaya Infantino untuk memasukkan investasi tersebut tidak berhasil, dan perbedaan posisi Montagliani menjadi salah satu alasan namanya mulai dikaitkan dengan kemungkinan persaingan dalam pemilihan presiden FIFA.

Perkembangan itu menarik perhatian karena Montagliani sebelumnya dikenal sebagai sekutu Infantino. Perbedaan sikap dalam sebuah isu penting kemudian memunculkan pembicaraan mengenai kemungkinan perubahan hubungan politik keduanya. Meski begitu, sikap yang berbeda terhadap suatu kebijakan tidak dengan sendirinya menjadi pernyataan bahwa Montagliani akan maju melawan administrator asal Swiss tersebut.

Laporan mengenai rencana mempertahankan jabatan di CONCACAF kini memberi arah berbeda terhadap pembicaraan itu. Alih-alih memperkuat dugaan bahwa ia sedang mempersiapkan langkah menuju kursi presiden FIFA, informasi terbaru justru mengarah pada kemungkinan kelanjutan kepemimpinannya di organisasi regional. Jika ia maju kembali dan terpilih, Montagliani akan menjalani periode ketiga sebagai pemimpin konfederasi tersebut.

CONCACAF membawahi sepak bola di tiga kawasan, yakni Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia. Karena itu, keputusan mengenai kepemimpinannya memiliki arti tersendiri bagi organisasi tersebut, terlepas dari kaitannya dengan pemilihan FIFA. Dalam kasus Montagliani, perhatian terhadap pencalonan di tingkat regional menjadi lebih besar karena namanya juga telah masuk dalam spekulasi mengenai persaingan di tingkat dunia.

Sementara itu, mantan pemain Tottenham Hotspur, Ramon Vega, disebut sebagai satu-satunya penantang yang telah dipastikan akan bersaing dengan Infantino berdasarkan informasi dalam laporan tersebut. Situasi ini membedakan Vega dari Montagliani, yang sejauh ini dikaitkan dengan persaingan FIFA sebagai kandidat potensial, bukan sebagai penantang yang sudah dipastikan maju.

Masa pendaftaran pencalonan masih dibuka hingga 18 November. Dengan batas waktu tersebut, susunan kandidat masih dapat berubah apabila ada figur lain yang mengajukan pencalonan sebelum pendaftaran ditutup. Oleh sebab itu, keberadaan Vega sebagai satu-satunya penantang yang telah dipastikan belum berarti bahwa daftar peserta pemilihan sudah final.

Untuk sementara, perhatian tertuju pada apakah Montagliani akan menindaklanjuti niat yang dilaporkan telah ia sampaikan kepada stafnya. Kepastian mengenai langkah itu akan membantu memperjelas posisinya dalam dua agenda pemilihan yang berbeda: mempertahankan kepemimpinan CONCACAF atau tetap berada dalam pembicaraan mengenai kemungkinan penantang Infantino. Berdasarkan laporan yang ada, pilihan pertama kini tampak menjadi arah yang lebih kuat.

HOT NEWS

TRENDING

Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati

Manchester City Bungkam Liverpool 3-0 di Tengah Bayang-Bayang Skandal Finansial

Italia Bangkit di Bursa, Hujan Gol Mengantar Kemenangan 4-1 atas Turki

Gol Akhir Cunha Selamatkan Manchester United, Tekanan untuk Carrick Tak Mereda

Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah

Scroll to Top