Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Dua Gol Merino Menyalakan Comeback Spanyol dan Mengantar ke Perempat Final

 

Skwnews – Mikel Merino tampil sebagai pahlawan Spanyol ketika juara dunia itu membalikkan keadaan untuk menundukkan Kroasia 2-1 di Split dalam lanjutan UEFA Nations League. Gelandang yang masuk sebagai pemain pengganti tersebut mencetak dua gol penting untuk memastikan Spanyol melaju ke perempat final, meski fase grup masih menyisakan dua pertandingan.

Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Spanyol menjadi 42 pertandingan tanpa kekalahan secara beruntun. Tim asuhan Luis de la Fuente juga semakin kukuh di puncak Grup A3 dengan keunggulan tiga poin atas Inggris. Bagi Spanyol, hasil di Split bukan hanya mengamankan tiket ke babak delapan besar, tetapi juga memperlihatkan karakter tim yang mampu bangkit ketika berada dalam tekanan.

Kroasia memasuki pertandingan dengan motivasi besar untuk menebus kekalahan telak 7-0 dari Inggris pada akhir pekan sebelumnya. Kekalahan tersebut terasa semakin pahit karena laga dimainkan di hadapan penonton anak-anak, menyusul larangan kehadiran suporter tuan rumah akibat kasus rasisme. Ketika kembali tampil di Split di depan pendukung mereka, tim asuhan Slaven Bilic menunjukkan tekad untuk memberikan respons yang jauh lebih baik.

Sejak awal laga, Kroasia bermain dengan energi tinggi. Mereka tidak membiarkan Spanyol menguasai pertandingan dengan nyaman dan mampu menciptakan peluang berbahaya. Unai Simon harus bekerja keras sejak menit-menit pertama ketika menepis sundulan Josip Stanisic. Penjaga gawang Athletic Bilbao itu menjadi salah satu pemain penting Spanyol dalam menghadapi tekanan tuan rumah sepanjang babak pertama.

Beberapa menit kemudian, Kroasia akhirnya membuka skor. Simon sempat melakukan penyelamatan atas tembakan Igor Matanovic, tetapi bola muntah jatuh di area berbahaya. Ivan Perisic menjadi pemain yang paling cepat bereaksi dan menyambar bola dengan sundulan untuk membawa Kroasia unggul. Gol tersebut membuat atmosfer di Split semakin hidup serta meningkatkan keyakinan tim tuan rumah.

Kroasia nyaris menggandakan keunggulan ketika sebuah operan Simon yang kurang akurat menempatkan Aymeric Laporte dalam situasi sulit di kotak penalti sendiri. Tuan rumah berhasil memotong bola dan kembali memberi kesempatan kepada Matanovic. Namun, Simon menebus kesalahannya dengan penyelamatan penting yang menjaga Spanyol tetap berada dalam pertandingan.

Spanyol mencoba menaikkan intensitas setelah tertinggal. Lamine Yamal sempat melakukan pergerakan cepat menuju gawang Kroasia pada awal babak kedua, tetapi upayanya berakhir ketika ia terjatuh setelah melewati Dominik Livakovic, rekan setimnya di Barcelona yang menjaga gawang Kroasia. Momen tersebut menggambarkan betapa ketatnya pertandingan, dengan Kroasia berusaha mempertahankan keunggulan dan Spanyol terus mencari jalan untuk membongkar pertahanan lawan.

De la Fuente kemudian memasukkan Merino pada jeda babak. Keputusan itu terbukti sangat menentukan. Pada menit ke-61, Merino menerima umpan dari Dani Olmo dan melepaskan tembakan mendatar yang tidak mampu dihentikan Livakovic. Gol tersebut menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan mengubah momentum pertandingan ke arah Spanyol.

Dani Olmo, yang pernah menimba ilmu sepak bola di Kroasia saat masih muda, menjadi bagian penting dari gol penyeimbang tersebut. Kombinasinya dengan Merino memberi Spanyol dorongan baru, sementara Kroasia mulai menghadapi tekanan yang semakin berat. Tim tuan rumah masih berusaha bertahan dan mencari peluang untuk kembali unggul, tetapi situasi mereka berubah drastis ketika pertandingan memasuki sepuluh menit terakhir.

Perisic, pencetak gol pembuka Kroasia, menerima kartu kuning kedua setelah menjatuhkan Marc Cucurella. Kartu merah itu memaksa Kroasia menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain. Spanyol segera memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan meningkatkan penguasaan bola dan menekan pertahanan lawan secara lebih agresif.

Saat pertandingan tinggal menyisakan dua menit, Merino kembali menjadi pembeda. Mantan pemain Real Sociedad itu melakukan gerakan memutar yang brilian sebelum mengirimkan penyelesaian tajam melewati Livakovic. Gol keduanya pada malam itu memastikan kemenangan 2-1 bagi Spanyol dan mengakhiri perlawanan Kroasia yang sebelumnya tampil begitu gigih.

Merino kembali menunjukkan kemampuannya memberi dampak besar dari bangku cadangan, sesuatu yang beberapa kali ia lakukan bagi De la Fuente, termasuk pada Piala Dunia musim panas ini. Dua golnya di Split tidak hanya membawa Spanyol meraih tiga poin, tetapi juga menggarisbawahi kedalaman skuad dan fleksibilitas taktik La Roja.

Dengan tiket perempat final sudah berada dalam genggaman, Spanyol dapat menjalani dua pertandingan tersisa di fase grup dengan rasa percaya diri tinggi. Kroasia, sebaliknya, perlu segera bangkit setelah kekalahan beruntun yang menghambat langkah mereka. Malam di Split pada akhirnya menjadi milik Mikel Merino, pemain pengganti yang mengubah pertandingan dan membawa Spanyol melanjutkan perjalanan mereka di UEFA Nations League.

HOT NEWS

TRENDING

Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati

Manchester City Bungkam Liverpool 3-0 di Tengah Bayang-Bayang Skandal Finansial

Italia Bangkit di Bursa, Hujan Gol Mengantar Kemenangan 4-1 atas Turki

Gol Akhir Cunha Selamatkan Manchester United, Tekanan untuk Carrick Tak Mereda

Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah

Scroll to Top