Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

PSG Bangkit Lewat Akliouche, Monaco Tersandung tetapi Tetap Memimpin Ligue 1

Cairnews – Paris Saint–Germain meraih kemenangan penting 3-1 atas Le Mans dalam lanjutan Ligue 1 pada Sabtu malam, dengan Maghnes Akliouche mencatatkan momen istimewa lewat gol pertamanya untuk klub. Hasil tersebut membuat PSG kembali mendekati papan atas klasemen, sementara AS Monaco tetap bertahan di puncak meski gagal menjaga keunggulan dua gol saat ditahan imbang Toulouse dengan skor 2-2.

Bermain di kandang sendiri, PSG tampil dengan tekad kuat untuk mengamankan tiga poin setelah awal musim yang belum sepenuhnya stabil. Tim asuhan Luis Enrique langsung mengambil inisiatif permainan dengan penguasaan bola yang dominan dan tekanan yang terus diarahkan ke lini pertahanan Le Mans. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil ketika tuan rumah memperoleh hadiah penalti. Lucas Beraldo yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa PSG unggul lebih dahulu.

Keunggulan tersebut sempat memberi PSG rasa nyaman, tetapi Le Mans menunjukkan bahwa mereka tidak datang hanya untuk bertahan. Tim tamu bermain lebih berani setelah jeda dan berhasil memberikan kejutan lewat Louis Mafouta. Penyerang tersebut memanfaatkan peluang dengan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan, sekaligus mencatatkan gol keempatnya di Ligue 1 musim ini. Skor pun berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan kembali terbuka.

Gol penyama kedudukan itu memaksa Luis Enrique mengambil langkah cepat. Menjelang pertandingan memasuki satu jam, pelatih asal Spanyol tersebut melakukan empat pergantian pemain sekaligus. Keputusan itu menjadi titik balik bagi PSG, terutama setelah Khvicha Kvaratskhelia masuk ke lapangan dan langsung memberi dampak nyata. Hanya dua menit setelah dimasukkan, Kvaratskhelia bereaksi paling cepat terhadap bola muntah di area penalti dan menuntaskannya menjadi gol yang membawa PSG kembali unggul.

Le Mans berusaha merespons dan tetap memberikan perlawanan, tetapi energi serta kualitas pemain PSG mulai terlihat semakin menentukan di menit-menit akhir. Tekanan yang dibangun tuan rumah akhirnya kembali menghasilkan gol. Maghnes Akliouche menjadi sorotan setelah mencetak gol ketiga PSG, sebuah torehan yang terasa sangat spesial karena menjadi gol pertamanya sejak bergabung dari Monaco pada awal musim. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-1 bagi PSG sekaligus memberi Akliouche awal yang manis dalam perjalanan barunya bersama sang juara bertahan.

PSG sebenarnya masih memiliki peluang untuk menambah keunggulan di masa tambahan waktu ketika kembali mendapat penalti. Namun, Désiré Doué gagal memaksimalkan kesempatan tersebut setelah tendangannya berhasil digagalkan oleh penjaga gawang Le Mans, Nicolas Kocik. Meski demikian, kegagalan itu tidak mengubah hasil akhir pertandingan dan PSG tetap berhak membawa pulang tiga poin penting.

Kemenangan tersebut mengangkat PSG ke posisi kelima klasemen dengan koleksi 11 poin dari enam pertandingan. Posisi itu memang belum mencerminkan ambisi besar klub ibu kota Prancis tersebut, tetapi hasil melawan Le Mans dapat menjadi dorongan moral yang berharga. PSG kini memiliki momentum untuk mengejar tim-tim di atasnya, terutama karena persaingan di papan atas Ligue 1 masih sangat ketat pada fase awal musim.

Di pertandingan lain, Monaco harus puas berbagi angka dengan Toulouse setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol. Monaco tampil menjanjikan pada babak pertama dan tampak berada di jalur kemenangan ketika Edan Diop membuka skor. Diop kemudian kembali berperan besar dengan memberikan assist kepada Matthis Abline, yang mencetak gol pertamanya untuk Monaco sejak didatangkan dari Nantes. Dengan keunggulan 2-0, Monaco terlihat siap mengamankan tiga poin dan memperkuat posisi mereka di puncak klasemen.

Namun, Toulouse tidak menyerah. Tidak lama setelah babak kedua dimulai, tim tamu memperkecil ketertinggalan melalui penalti yang dieksekusi Casper Tengstedt. Gol itu mengubah arah pertandingan karena Toulouse semakin percaya diri untuk menekan pertahanan Monaco. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika pemain remaja Sion Oppong mencetak gol pertamanya untuk Toulouse dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Hasil imbang itu tentu terasa mengecewakan bagi Monaco karena mereka sempat berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Meski gagal menang, Monaco tetap memimpin klasemen dengan 14 poin, unggul satu angka atas Lille. Selisih yang tipis membuat setiap hasil pertandingan berikutnya akan sangat menentukan dalam perebutan posisi teratas.

Lille sempat merebut puncak klasemen sementara setelah menang tipis 1-0 atas Le Havre. Dilane Bakwa menjadi pahlawan kemenangan lewat gol cepat pada menit kelima. Le Havre sempat memberikan perlawanan sengit, tetapi situasi mereka semakin sulit setelah Ayumu Seko menerima kartu merah akibat pelanggaran profesional tidak lama setelah pertandingan melewati satu jam. Lille pun mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir, walaupun akhirnya kembali harus turun ke posisi kedua setelah hasil Monaco dikonfirmasi.

Di tempat lain, Paris FC gagal memanfaatkan peluang untuk menjauh dari PSG setelah kalah 0-1 di kandang sendiri dari Lorient. Paris FC sebenarnya lebih banyak menguasai bola dan mencoba mendominasi permainan, tetapi Lorient tampil disiplin dan efisien. Gol Gabin Bernardeau pada menit ke-68 menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Meski kalah, Paris FC masih menempati posisi keempat dan berada di atas PSG berkat keunggulan selisih gol.

Brest juga mencuri perhatian dengan kemenangan telak 5-1 atas Angers dalam pertandingan yang berlangsung berat sebelah. Brest sudah mencetak empat gol pada babak pertama dan praktis mengendalikan permainan sejak awal. Ludovic Ajorque, Lucas Tousart, Kenny Lala, Mama Baldé, serta Pathé Mboup masing-masing menyumbang gol bagi Brest. Angers hanya mampu membalas melalui Prosper Peter, sementara kartu merah Jordan Lefort pada menit ke-59 semakin memperburuk keadaan tim tamu.

Rangkaian hasil ini menegaskan bahwa persaingan Ligue 1 masih jauh dari kata selesai. Monaco memang masih berada di puncak, tetapi kegagalan mengamankan kemenangan atas Toulouse memperlihatkan bahwa mereka belum sepenuhnya aman. Lille terus membayangi, Paris FC bertahan di kelompok atas, sedangkan PSG mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Kemenangan atas Le Mans bukan hanya menambah tiga poin bagi PSG, tetapi juga memberi keyakinan bahwa mereka dapat segera kembali menjadi ancaman utama dalam perebutan gelar musim ini.

HOT NEWS

TRENDING

Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati

Manchester City Bungkam Liverpool 3-0 di Tengah Bayang-Bayang Skandal Finansial

Italia Bangkit di Bursa, Hujan Gol Mengantar Kemenangan 4-1 atas Turki

Gol Akhir Cunha Selamatkan Manchester United, Tekanan untuk Carrick Tak Mereda

Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah

Scroll to Top