Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Tunisia Gagal Menang Lagi, Botswana Tahan Imbang di Rades

 

Cairnews – Tunisia kembali gagal meraih kemenangan dalam lanjutan kualifikasi Piala Afrika (AFCON). Bermain di Rades, tim asal Afrika Utara itu ditahan Botswana dengan skor 2-2 dalam pertandingan Grup H. Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Tunisia menjadi delapan pertandingan, sekaligus membuat mereka belum memperoleh hasil maksimal pada dua laga awal babak kualifikasi kontinental.

Pertandingan di Rades sempat berjalan sesuai harapan tuan rumah setelah Tunisia membalikkan keadaan. Botswana lebih dahulu unggul melalui Thatayaone Kgamanyane pada menit ke-37. Namun, dua gol Hazem Mastouri, yang masing-masing tercipta sebelum dan sesudah jeda babak pertama, mengubah skor dan membawa Tunisia berada di depan. Keunggulan itu tidak bertahan hingga akhir. Lebogang Ditsele mencetak gol penyama kedudukan untuk Botswana tepat saat pertandingan memasuki menit ke-60, sehingga laga berakhir imbang 2-2.

Bagi Tunisia, hasil ini berarti tambahan satu poin, tetapi juga memperpanjang rentetan tanpa kemenangan menjadi delapan pertandingan. Imbang melawan Botswana menjadi hasil seri kedua secara beruntun bagi mereka pada awal kualifikasi. Sebelumnya, Tunisia juga bermain imbang 1-1 di kandang sendiri melawan Uganda pada hari Kamis. Dengan demikian, dua pertandingan pertama mereka di babak kualifikasi berakhir tanpa kemenangan, meski keduanya dimainkan di hadapan pendukung sendiri.

Gol Ditsele pada saat laga berjalan satu jam menghapus keunggulan yang sudah dibangun Tunisia lewat dua gol Mastouri. Botswana kembali menyamakan angka setelah lebih dahulu memimpin pada babak pertama dan kemudian tertinggal. Bagi tuan rumah, gol penyeimbang tersebut mengubah kembali arah hasil pertandingan pada fase akhir, ketika kemenangan yang sempat berada dalam jangkauan mereka akhirnya lepas. Segelintir penonton Tunisia yang hadir pun pulang dengan rasa kecewa.

Dari sisi klasemen Grup H, Botswana berada di posisi teratas dengan dua poin dari dua pertandingan. Jumlah tersebut sama dengan koleksi Tunisia, yang juga mengantongi dua poin. Posisi kedua tim di papan klasemen sama-sama mencerminkan hasil imbang dalam dua laga awal. Libya dan Uganda masing-masing memiliki satu poin, sementara keduanya dijadwalkan saling berhadapan di Hoima pada hari Selasa. Pertandingan itu menjadi agenda berikutnya yang disebut dalam persaingan grup tersebut.

Hasil di Rades menjadi bagian dari rangkaian pertandingan kualifikasi di beberapa grup. Di Grup E, Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) mengalahkan Zimbabwe dengan skor 2-1 di Harare. Kemenangan itu mengangkat RD Kongo ke puncak klasemen grup dengan enam poin sempurna dari dua pertandingan. Yoane Wissa membuka keunggulan bagi tim tamu, lalu berperan dalam gol kedua dengan memberikan assist kepada Samuel Moutoussamy tepat sebelum turun minum.

Gol Wissa dan Moutoussamy membuat RD Kongo memasuki jeda dengan keunggulan dua gol. Zimbabwe baru memperkecil selisih pada menit-menit akhir melalui Marshall Munetsi. Gol tersebut merupakan gol ketiga Munetsi dalam dua pertandingan bagi tuan rumah. Meski Zimbabwe mencetak gol di penghujung laga, tim Kongo mampu menjaga keunggulannya sampai pertandingan selesai dan membawa pulang kemenangan 2-1.

Di pertandingan lain Grup E, Guinea Ekuatorial menang tipis 1-0 atas Sierra Leone. Laga tersebut berlangsung di tempat netral, Yaounde. Loren Zuniga, penyerang kelahiran Spanyol, mencetak satu-satunya gol pada menit pertama pertandingan. Gol cepat itu menjadi pembeda dalam pertandingan yang menghasilkan satu gol tersebut, sekaligus memastikan Guinea Ekuatorial meraih kemenangan.

Klasemen Grup E dipimpin RD Kongo dengan enam poin dari dua pertandingan. Zimbabwe dan Equatorial Guinea masing-masing mengoleksi tiga poin, sedangkan Sierra Leone belum mendapatkan satu pun poin. Hasil-hasil itu menempatkan RD Kongo sendirian di puncak dengan raihan sempurna, sementara dua tim lain sama-sama berada di belakangnya dengan jumlah poin yang setara. Sierra Leone masih belum membuka perolehan angka setelah pertandingan yang disebutkan.

Sementara itu, Burkina Faso naik ke puncak Grup F seusai menang 1-0 atas Republik Afrika Tengah. Pertandingan tersebut juga digelar di tempat netral, kali ini di Casablanca. Aboubacar Camara, pemain remaja RB Salzburg, mencetak satu-satunya gol saat laga berjalan satu jam. Gol itu sekaligus menjadi gol penentu kemenangan Burkina Faso dalam pertandingan tersebut.

Bagi Camara, laga ini merupakan penampilan kedua bersama tim nasional senior. Dengan golnya, Burkina Faso memperoleh kemenangan dan naik ke posisi teratas Grup F. Materi pertandingan ini tidak mencantumkan jumlah poin maupun rincian posisi tim lain di grup tersebut, tetapi memastikan bahwa kemenangan atas Republik Afrika Tengah membawa Burkina Faso ke puncak klasemen.

Kualifikasi ini menentukan tim-tim yang akan tampil pada putaran final kontinental. Dua negara teratas di setiap grup akan lolos ke putaran final yang diikuti 24 tim. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Kenya, Uganda, dan Tanzania mulai 19 Juni hingga 17 Juli tahun depan. Format kelolosan itu membuat posisi di setiap grup menjadi penting, termasuk persaingan Grup H yang saat ini menempatkan Botswana dan Tunisia sama-sama mengoleksi dua poin.

Bagi Tunisia, hasil imbang terbaru belum mengubah catatan utama mereka: delapan pertandingan tanpa kemenangan dan dua hasil seri beruntun pada awal kualifikasi AFCON. Mereka sempat membalikkan keadaan setelah gol pembuka Botswana, tetapi gol Ditsele pada menit ke-60 menggagalkan kemenangan di Rades. Botswana tetap berada di puncak Grup H dengan jumlah poin yang sama, sementara laga Libya melawan Uganda di Hoima pada hari Selasa akan menjadi pertandingan berikutnya yang tercantum dalam jadwal grup.

Di Grup E, RD Kongo meraih enam poin dari dua pertandingan setelah menang di Harare, sedangkan Guinea Ekuatorial juga mengamankan kemenangan melalui gol Zuniga di Yaounde. Burkina Faso turut memimpin Grup F setelah gol Camara memastikan kemenangan di Casablanca. Dengan dua tim teratas dari setiap grup memperoleh tiket ke putaran final berformat 24 tim, hasil-hasil tersebut menjadi bagian dari perebutan tempat menuju turnamen yang akan digelar di Kenya, Uganda, dan Tanzania pada 19 Juni sampai 17 Juli tahun depan.

HOT NEWS

TRENDING

Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati

Manchester City Bungkam Liverpool 3-0 di Tengah Bayang-Bayang Skandal Finansial

Italia Bangkit di Bursa, Hujan Gol Mengantar Kemenangan 4-1 atas Turki

Gol Akhir Cunha Selamatkan Manchester United, Tekanan untuk Carrick Tak Mereda

Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah

Scroll to Top