Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Yamal Bersinar, Spanyol Tundukkan Ceko dan Kukuhkan Posisi di Puncak Grup

 

Cairscore – Lamine Yamal kembali menjadi pusat perhatian saat Spanyol mengatasi perlawanan Republik Ceko dengan kemenangan 3-1 di ajang UEFA Nations League. Gol pembuka pemain berusia 19 tahun itu mengantar juara dunia meraih hasil penting di Oviedo, sekaligus menjaga posisi mereka di puncak Grup A3 dengan keunggulan tiga poin atas Inggris.

Kemenangan tersebut memperpanjang rekor tidak terkalahkan Spanyol menjadi 41 pertandingan berturut-turut. Rangkaian itu termasuk kemenangan mereka atas Argentina pada final Piala Dunia pada Juli, dan kini terus berlanjut setelah Spanyol menemukan cara untuk menaklukkan Ceko yang sempat memberi tekanan besar pada babak kedua.

Sebelum pertandingan, Inggris lebih dahulu melibas Kroasia 7-0 di Rijeka. Hasil itu membuat Spanyol membutuhkan penampilan meyakinkan agar tetap menjaga jarak di puncak grup. Tim asuhan Luis de la Fuente kemudian menjawab tantangan tersebut lewat gol Yamal, Rodri Hernandez, dan Mikel Merino.

De la Fuente melakukan beberapa perubahan pada susunan pemain dibandingkan tim yang mengalahkan Kroasia pada Selasa sebelumnya. Bek sayap Ivan Fresneda dan penyerang Roberto Fernandez memperoleh kesempatan menjalani debut. Namun, di tengah sejumlah wajah baru, Yamal kembali menjadi pemain yang paling mencuri perhatian sejak fase awal pertandingan.

Yamal datang ke laga ini dengan catatan mencetak gol pada menit kedua dalam dua pertandingan awal Spanyol melawan Inggris dan Kroasia. Kali ini, ia tidak perlu menunggu lama untuk kembali membuat perbedaan. Pada menit keenam, winger Barcelona itu memecah kebuntuan melalui penyelesaian yang menunjukkan kualitasnya.

Dari sisi kanan kotak penalti, Yamal melakukan satu sentuhan untuk menciptakan ruang tembak sebelum melepaskan tendangan melengkung yang masuk ke sudut atas gawang. Gol tersebut menjadi pembuka yang ideal bagi Spanyol dan kembali memperlihatkan kemampuan Yamal dalam menciptakan momen menentukan.

De la Fuente tampak memegang kepalanya karena takjub melihat kualitas tendangan pemain mudanya. Bagi Yamal, gol itu merupakan yang ke-11 dalam delapan pertandingan terakhirnya bersama klub dan tim nasional. Catatan tersebut semakin menguatkan statusnya sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or.

Spanyol terus mengendalikan permainan setelah gol pembuka tersebut. Tekanan mereka berbuah gol kedua pada menit ke-35. Rodri, rekan setim Yamal di Barcelona, menggandakan keunggulan ketika bola jatuh tepat di hadapannya di dalam kotak penalti.

Rodri merangsek ke area berbahaya dan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang. Gol itu membawa Spanyol unggul dua gol dan memberi mereka posisi yang sangat nyaman sebelum turun minum. Ceko harus menemukan cara untuk bangkit apabila ingin mengubah jalannya pertandingan.

Meski demikian, De la Fuente memilih menarik Yamal saat jeda babak pertama. Keputusan tersebut dilakukan untuk memberi waktu istirahat kepada bintang muda itu sebelum Spanyol menghadapi Kroasia dalam laga tandang pada Selasa. Tanpa Yamal di lapangan Carlos Tartiere, tempo permainan Spanyol pada babak kedua tidak lagi secepat sebelumnya.

Ceko memanfaatkan perubahan itu untuk membangun harapan. Saat pertandingan menyisakan sekitar 20 menit, Jiri Slama memperkecil ketertinggalan melalui tembakan mendatar yang akurat. Setelah menerima umpan dari Adam Hlozek, Slama mengarahkan bola melewati David Raya dan membuat skor berubah menjadi 2-1.

Gol tersebut memberi Ceko dorongan besar. Mereka berusaha menekan Spanyol dan mencari gol penyeimbang, sementara tuan rumah harus kembali menjaga konsentrasi setelah sebelumnya memegang keunggulan dua gol. Raya bahkan sempat mengalami beberapa momen yang membuat Spanyol berada dalam tekanan.

Kiper Arsenal itu beruntung ketika kehilangan bola akibat salah umpan saat berada di luar sarangnya, tetapi Ceko gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Raya juga sempat gagal menangkap bola dengan sempurna. Ryan Naderi kemudian mencetak gol dari situasi itu, tetapi gol tersebut dianulir karena terdapat pelanggaran terhadap Robin Le Normand.

Momen-momen tersebut memperlihatkan bahwa Ceko tidak menyerah. Setelah gol Slama, mereka terus mencoba memanfaatkan setiap celah untuk membalikkan keadaan. Namun, usaha bangkit tim tamu akhirnya terganggu oleh kartu merah yang diterima Ladislav Krejci.

Bek Ceko itu menerima kartu kuning kedua setelah menarik tubuh Roberto Fernandez. Kehilangan satu pemain membuat tugas Ceko semakin berat pada fase akhir pertandingan. Spanyol pun memiliki ruang lebih besar untuk mengamankan kemenangan mereka.

Victor Munoz, winger Liverpool, sempat melepaskan tembakan yang melebar ketika Spanyol mencari gol ketiga. Gol penutup akhirnya hadir di penghujung laga melalui Mikel Merino. Pemain tersebut menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk memastikan kemenangan 3-1 bagi Spanyol.

Gol Merino mengakhiri harapan Ceko untuk membawa pulang hasil dari Oviedo. Bagi Spanyol, gol itu tidak hanya memastikan tiga poin, tetapi juga menunjukkan kemampuan mereka untuk merespons ketika keunggulan mulai terancam. Setelah sempat kehilangan tempo tanpa Yamal, tim De la Fuente mampu menutup pertandingan dengan baik.

Kemenangan ini menjadi hasil yang berharga bagi Spanyol dalam persaingan Grup A3. Mereka tetap unggul tiga poin atas Inggris, yang sebelumnya mencatat kemenangan besar atas Kroasia. Dengan rekor 41 laga tak terkalahkan, Spanyol juga melanjutkan momentum positif yang telah mereka bangun sejak keberhasilan di Piala Dunia.

Yamal kembali menjadi cerita utama berkat gol pembuka yang indah. Meski hanya bermain selama satu babak karena diistirahatkan, kontribusinya memberi fondasi bagi kemenangan Spanyol. Rodri menambah keunggulan, sementara Merino memastikan hasil setelah Ceko sempat menipiskan skor dan memberi ancaman.

Spanyol kini dapat mengalihkan perhatian ke pertandingan tandang melawan Kroasia. De la Fuente telah mengatur penggunaan pemainnya dengan menarik Yamal lebih awal, sementara kemenangan atas Ceko memberi tim kepercayaan diri tambahan. Dengan posisi puncak grup yang tetap aman dan catatan tidak terkalahkan yang terus bertambah, Spanyol kembali menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi kekuatan besar di Nations League.

HOT NEWS

TRENDING

Michael Carrick Tak Butuh Janji Manajemen, Kemenangan Jadi Harga Mati

Manchester City Bungkam Liverpool 3-0 di Tengah Bayang-Bayang Skandal Finansial

Italia Bangkit di Bursa, Hujan Gol Mengantar Kemenangan 4-1 atas Turki

Gol Akhir Cunha Selamatkan Manchester United, Tekanan untuk Carrick Tak Mereda

Brentford Hantam Chelsea 3-0, Alonso Dihadapkan pada Banyak Pekerjaan Rumah

Scroll to Top