#CAIRSCORE Cairbos
Diaz Cetak Gol, Maroko Jinakkan Kamerun 2-0 dan Kunci Tiket Semifinal AFCON di Rabat
Cairscore – Brahim Diaz kembali menjadi penentu. Winger Real Madrid itu memperpanjang tren mencetak golnya di Piala Afrika dengan torehan kelimanya dalam lima pertandingan, saat Maroko menaklukkan Kamerun 2-0 di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat, Jumat malam waktu setempat. Di hadapan lebih dari 64.000 suporter yang memadati tribun, tuan rumah tampil meyakinkan dan menjaga mimpi mereka meraih gelar kontinental pertama sejak 1976 tetap menyala.
Gol pembuka lahir pada menit ke-26 dari skema bola mati yang dieksekusi rapi. Achraf Hakimi melepaskan sepak pojok tajam dari sisi kanan, Ayoub El Kaabi menyambar di tiang dekat, dan sentuhan terakhir datang dari Diaz yang berdiri tepat di jalur bola. Defleksi kecil itu cukup menipu kiper dan meledakkan euforia publik Rabat. Keunggulan tersebut juga melegakan mengingat tensi tinggi yang menyelimuti tuan rumah sepanjang turnamen: status unggulan utama Afrika, pengalaman semifinal Piala Dunia 2022, sekaligus beban ekspektasi untuk juara di tanah sendiri setelah setengah abad penantian.
Maroko memulai laga dengan kepercayaan diri tim yang tak tergoyahkan, mempertahankan susunan pemain yang sama seperti saat menang 1-0 atas Tanzania di babak 16 besar. Mereka dominan sejak awal, memanfaatkan lebar lapangan melalui Hakimi dan Abde Ezzalzouli, serta mobilitas Diaz yang kerap menusuk dari sisi jauh. Kombinasi itu berkali-kali memaksa lini belakang Kamerun mundur dan bertahan dalam blok rendah. Upaya menekan balik dari Singa Tak Terkalahkan tak benar-benar membuahkan peluang berbahaya, sementara serangan balik Maroko terlihat lebih terstruktur dengan sirkulasi bola cepat serta timing lari yang presisi.
Kamerun sempat diterpa kemalangan ketika bek sayap kanan Jackson Tchamadeu mengalami cedera setelah bertabrakan dengan Noussair Mazraoui. Ia mencoba melanjutkan permainan, namun akhirnya harus ditandu keluar, mengacaukan rencana awal tim David Pagou. Pergeseran personel itu terasa pada organisasi pertahanan, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati dan umpan silang yang menjadi senjata Maroko sepanjang babak pertama. Pada periode ini, Ezzalzouli dan El Kaabi nyaris menambah keunggulan, tetapi eksekusi mereka belum sempurna.
Memasuki babak kedua, Kamerun mengubah pendekatan. Dari tiga bek, mereka beralih ke formasi 4-2-3-1 untuk menambah kepadatan lini tengah dan memberi dukungan lebih cepat kepada penyerang. Perubahan ini sempat membuat tempo sedikit berubah, tetapi Maroko tetap menemukan celah. Sundulan Ezzalzouli dari sepak pojok Hakimi melayang tipis di atas mistar, sementara umpan silang rendah Hakimi beberapa menit kemudian memaksa Samuel Kotto melakukan sapuan darurat di garis gawang untuk mencegah gol kedua. Kamerun mencoba mencari momentum lewat penetrasi dan duel sayap, termasuk sebuah klaim penalti yang ditolak wasit, namun tumpulnya penyelesaian akhir membuat mereka kesulitan mengancam.
Ketika laga memasuki menit-menit krusial, ketenangan Maroko berbicara. Pada menit ke-74, Ismael Saibari memastikan kemenangan melalui penyelesaian klinis. Berawal dari bola mati yang dieksekusi Ezzalzouli, Saibari mengontrol dengan tenang di area berbahaya sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan kiper. Gol ini tidak hanya mematikan perlawanan Kamerun, tetapi juga mencerminkan kedewasaan permainan tim Walid Regragui: sabar membangun, tajam memanfaatkan momen, dan dingin mengelola keunggulan.
Secara keseluruhan, performa Maroko menegaskan keseimbangan mereka di semua lini. Lini belakang solid meminimalkan ancaman, lini tengah disiplin mengatur ritme dan transisi, sementara lini depan efektif mengonversi peluang. Hakimi tampil menonjol sebagai kreator dari sisi kanan, Ezzalzouli memberikan variasi serangan, El Kaabi merepotkan dengan pergerakan cerdas di kotak penalti, dan Diaz kembali membuktikan naluri golnya yang kian matang di panggung besar. Di sisi lain, Kamerun, juara Afrika lima kali, gagal menemukan sentuhan akhir. Upaya meningkatkan intensitas usai jeda tidak dibarengi akurasi dan keputusan akhir yang tepat, membuat mereka jarang benar-benar menguji kiper Maroko.
Kemenangan ini juga bernilai simbolis bagi publik tuan rumah. Ketika Maroko terakhir kali menjadi penyelenggara AFCON pada 1988, perjalanan mereka dihentikan Kamerun di semifinal. Kini, skenario itu dibalik: Singa Atlas melangkah pasti, sementara Singa Tak Terkalahkan harus angkat kaki. Dan yang lebih penting, Maroko menembus semifinal Piala Afrika untuk pertama kalinya sejak 2004, ketika mereka akhirnya takluk dari Tunisia di partai puncak.
Di luar aspek historis, laju ini mempertegas konsistensi Maroko sejak kekecewaan mereka di AFCON 2024. Sejak saat itu, Regragui mampu menata kembali fondasi tim, menguatkan mentalitas kompetitif, dan menajamkan detail-detail kecil yang kerap menentukan hasil di turnamen pendek. Hasilnya terlihat gamblang: efisiensi, konsentrasi 90 menit, dan kemampuan menutup pertandingan tanpa memberi celah.
Tantangan berikutnya segera datang. Maroko akan menghadapi pemenang duel antara Aljazair dan Nigeria di babak semifinal pada Rabu mendatang, sebuah laga yang dipastikan menawarkan tingkat kesulitan lebih tinggi dengan kualitas individu lawan yang merata dan pengalaman kolektif yang mumpuni. Namun dengan dukungan publik Rabat yang membahana, pertahanan yang rapat, dan lini serang yang kian percaya diri, Maroko punya semua modal untuk melangkah lebih jauh.
Untuk saat ini, malam milik Diaz dan kawan-kawan. Dua gol, nirbobol, dan penampilan yang menyuntikkan keyakinan bahwa impian mengakhiri puasa gelar panjang bukan sekadar khayalan. Rabat bergetar, dan seluruh negeri boleh berharap: Singa Atlas sedang mengaum dengan nada juara.
-
23 Jun 2026Mbappe Bersinar dalam Laga yang Tertahan Badai, Prancis Tundukkan Irak 3-0 dan Segel Tiket ke 32 Besar
-
23 Jun 2026Belgia Ditahan Iran Tanpa Gol, Kartu Merah Ngoy Bikin Setan Merah Kian Terjepit
-
23 Jun 2026Cabo Verde Kembali Mengejutkan, Uruguay Terancam Usai Drama Imbang 2-2 di Miami
-
23 Jun 2026Mesir Ukir Sejarah, Tekuk Selandia Baru 3-1 dan Dekati Fase Gugur
-
22 Jun 2026Belanda Menggila di Houston, Swedia Dibungkam 5-1 dan Jalan ke Fase Gugur Kian Terbuka
-
19 Jun 2026Dua Pemain Pengganti Mengamuk, Swiss Hajar Bosnia-Herzegovina 4-1
-
19 Jun 2026Kanada Menggila di Vancouver: Menang 6-0 atas Qatar, Pesta Besar yang Diselimuti Kekhawatiran untuk Kone
-
19 Jun 2026Kanada dan Qatar Mengejar Lompatan Besar di Vancouver
-
15 Jun 2026Diallo Membungkam Philadelphia, Pantai Gading Kejutkan Ekuador di Ujung Laga
-
15 Jun 2026Swedia Menggila, Libas Tunisia 5-1 dan Ambil Alih Puncak Grup F
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Crystal Palace Torehkan Sejarah Eropa, Mateta Jadi Pahlawan di Malam Perpisahan Glasner yang Tak Terlupakan Cairscore…
#CAIRSCORE Cairbos Dari Tempat Gelap ke Puncak Inggris: Saka dan Arsenal Akhirnya Bungkam Semua Ejekan Cairscore – Bukayo…
#CAIRSCORE Cairbos Gol Menit Akhir, dan Bayangan Spionase: Hull City Akhirnya Kembali ke Liga Primer Cairscore – Di…
#CAIRSCORE Cairbos Aston Villa Bangkit dengan Gemilang, Hancurkan Nottingham Forest dan Melangkah Gagah Menuju Final Istanbul Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Dembélé Membungkam Allianz Arena, PSG Melaju ke Final Liga Champions untuk Pertahankan Mahkota Eropa Cairscore –…
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol