Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Kanada Menggila di Vancouver: Menang 6-0 atas Qatar, Pesta Besar yang Diselimuti Kekhawatiran untuk Kone

 

Cairscore Kanada akhirnya meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia dengan cara yang meyakinkan. Bermain di hadapan publik sendiri di BC Place, Vancouver, tim berjuluk Les Rouges tampil dominan saat membungkam Qatar dengan skor telak 6-0 dalam laga yang sejak awal terasa berat sebelah, lalu berubah sepenuhnya menjadi panggung milik tuan rumah setelah lawan harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Hasil ini menjadi kemenangan yang sangat penting bagi Kanada. Bukan hanya karena mereka akhirnya membuka catatan kemenangan di turnamen ini, tetapi juga karena tiga poin tersebut menempatkan mereka pada posisi yang sangat menguntungkan. Kini, Kanada hanya membutuhkan hasil imbang melawan Swiss pada pertandingan terakhir untuk memastikan finis di puncak grup, sebuah situasi yang tentu akan menambah kepercayaan diri mereka menjelang laga penentuan.

Sejak peluit awal, atmosfer di stadion sudah dipenuhi harapan besar. BC Place bergemuruh mendukung Kanada, dan nuansa pesta terasa begitu kuat ketika para pendukung tuan rumah terus mendorong tim mereka untuk tampil menyerang. Kehadiran Perdana Menteri Kanada Mark Carney yang ikut memberi semangat kepada Les Rouges semakin menambah bobot emosional pertandingan ini. Di atas lapangan, tim tuan rumah menjawab dukungan itu dengan permainan yang tajam, langsung menekan, dan perlahan membuat Qatar kehilangan pijakan.

Kanada membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui Cyle Larin, gol yang memberi arah jelas pada pertandingan. Setelah memecah kebuntuan, permainan Kanada semakin lepas. Mereka bergerak dengan keyakinan, memanfaatkan ruang, dan terus menekan pertahanan Qatar yang mulai goyah menghadapi intensitas serangan tuan rumah. Dari sana, Jonathan David mengambil alih sorotan. Penyerang itu mencetak dua gol pada babak pertama, membuat Kanada menutup paruh awal laga dengan keunggulan yang sudah sangat nyaman dan menghadirkan tekanan yang semakin besar bagi Qatar.

Jika babak pertama sudah cukup menyulitkan Qatar, situasi mereka menjadi jauh lebih buruk seiring berjalannya pertandingan. Tuan rumah tidak hanya unggul dalam permainan dan skor, tetapi juga semakin diuntungkan oleh keadaan setelah Qatar kehilangan pemain. Sebelumnya, Homam el-Amin lebih dulu diusir pada babak pertama, membuat beban tim tamu semakin berat saat mencoba bertahan dari gempuran Kanada.

Namun momen yang paling menyita perhatian justru datang pada menit ke-51, saat suasana pesta di stadion mendadak berubah menjadi cemas. Dalam sebuah insiden yang langsung membuat semua orang di sekitar lapangan menahan napas, Assim Madibo menjatuhkan Kone dengan tekel dari belakang. Gelandang asal Italia itu langsung mengerang kesakitan sambil memegangi kaki kirinya, dan sejak detik pertama kejadian, tingkat keseriusan cedera itu tampak jelas.

Kepanikan segera terlihat dari rekan-rekan setim Kone yang dengan tergesa meminta staf medis Kanada masuk ke lapangan. Di tengah riuh stadion yang sebelumnya penuh sorak-sorai, muncul kecemasan yang menyelimuti para pemain dan penonton. Kone akhirnya harus ditandu keluar lapangan. Dalam momen yang memilukan itu, ia masih sempat melambaikan tangan kepada para penonton sambil menghirup oksigen melalui selang oksigen, sebuah pemandangan yang membuat kemenangan besar Kanada sejenak terasa tidak sepenuhnya utuh.

Madibo awalnya hanya menerima kartu kuning atas pelanggaran tersebut. Namun setelah tinjauan VAR, keputusan itu diubah menjadi kartu merah. Pengusiran itu menjadi kartu merah kedua bagi Qatar dalam pertandingan ini dan membuat mereka harus melanjutkan laga dengan sembilan pemain. Dari titik itulah pertandingan praktis berubah menjadi serangan sepihak, dengan Kanada memanfaatkan keunggulan jumlah pemain secara maksimal.

Nathan Saliba, yang masuk menggantikan Kone, kemudian ikut menuliskan namanya di papan skor. Pada menit ke-64, ia mencetak gol melalui tendangan bebas untuk mengubah skor menjadi 4-0. Gol itu bukan sekadar penegas dominasi Kanada, tetapi juga memuat muatan emosional yang kuat. Setelah bola bersarang di gawang Qatar, Saliba berlari ke pinggir lapangan dan merayakannya dengan mengangkat replika jersey Kanada milik Kone yang cedera, sebuah penghormatan yang memperlihatkan kebersamaan dan dukungan tim di tengah situasi yang mengguncang.

Kanada belum berhenti. Dengan lawan yang sudah kehabisan tenaga dan kehilangan dua pemain, tekanan tuan rumah terus datang bergelombang. Pemain pengganti lainnya, Jacob Shaffelburg, ikut memberi kontribusi saat upaya kerasnya membantu lahirnya gol kelima Kanada. Tembakan keras yang ia lepaskan dibelokkan ke dalam gawang Qatar oleh bek Mohamad Al-Mannai, menambah derita tim tamu sekaligus membuat skor melebar menjadi 5-0.

Meski kemenangan sudah sepenuhnya berada dalam genggaman, Kanada tetap menjaga ritme permainan mereka hingga detik-detik akhir. Jonathan David kemudian melengkapi malam gemilangnya dengan gol ketiga pada menit kedua masa tambahan waktu. Hat-trick itu menjadi penutup sempurna bagi penampilan Kanada yang efisien, tajam, dan tanpa ampun. Gol tersebut sekaligus mengakhiri pertandingan dengan skor 6-0, margin kemenangan yang mencerminkan betapa dominannya Les Rouges sepanjang laga.

Pada akhirnya, ini adalah malam yang menghadirkan dua wajah bagi Kanada. Di satu sisi, ada euforia atas kemenangan pertama mereka di Piala Dunia, sebuah hasil besar yang membuka jalan menuju posisi puncak grup. Di sisi lain, ada kekhawatiran mendalam terhadap kondisi Kone, yang cederanya sempat mengubah suasana stadion dari gegap gempita menjadi penuh ketegangan. Kemenangan telak ini tetap menjadi pernyataan kuat dari Kanada, tetapi juga meninggalkan satu pertanyaan penting yang akan terus membayangi: seberapa besar harga yang harus mereka bayar untuk pesta besar di Vancouver ini.

HOT NEWS

TRENDING

Crystal Palace Torehkan Sejarah Eropa, Mateta Jadi Pahlawan di Malam Perpisahan Glasner…

Dari Tempat Gelap ke Puncak Inggris: Saka dan Arsenal Akhirnya Bungkam Semua…

Gol Menit Akhir, dan Bayangan Spionase: Hull City Akhirnya Kembali ke Liga…

Aston Villa Bangkit dengan Gemilang, Hancurkan Nottingham Forest dan Melangkah Gagah Menuju…

Dembélé Membungkam Allianz Arena, PSG Melaju ke Final Liga Champions untuk Pertahankan…

Scroll to Top