Derby Prancis, Marseille Lumat Nice 5-1 dan Duduki Puncak Sementara
Cairscore – Marseille untuk sementara naik ke puncak klasemen Ligue 1 Prancis setelah membantai rival lokalnya, Nice, dengan skor telak 5-1 pada Jumat malam waktu setempat. Laga yang sarat gengsi ini bukan hanya menyajikan gemerlap aksi di lapangan, tetapi juga tensi tinggi dan keriuhan yang menggelegak di tribune, menjadikannya salah satu derby paling panas musim ini.
Mason Greenwood, yang sejauh ini menjadi pemain terbaik Marseille musim ini, tampil brilian dan kembali menjadi pembeda. Beroperasi lincah di sisi kanan, ia berkali-kali mengoyak pertahanan Nice dan mencetak dua gol—masing-masing di dua babak—yang memahat jarak sekaligus mematikan harapan kebangkitan sang rival. Ketajaman Greenwood kini membuat koleksi golnya di Ligue 1 mencapai 10, unggul satu dari Joaquin Panichelli (Strasbourg) yang akan berlaga melawan Lens pada Sabtu.
Pierre-Emerick Aubameyang membuka pesta gol Marseille pada menit ke-11. Berawal dari kelengahan lini belakang lawan, mantan penyerang Arsenal itu berdiri tanpa kawalan dan menyelesaikan peluang dengan tenang untuk mengantar tuan rumah unggul cepat. Keunggulan tersebut menular menjadi kepercayaan diri yang merata di seluruh tim; aliran bola Marseille mengalir deras, pressing rapi, dan ritme permainan mereka menetralisir upaya Nice untuk membangun momentum. Timothy Weah dan Igor Paixao kemudian turut menambah derita Nice, masing-masing mencetak gol yang menegaskan dominasi mutlak Les Phocéens sepanjang pertandingan. Nice memang sempat mendapatkan gol hiburan, tetapi arah pertandingan tak pernah benar-benar lepas dari kendali Marseille.
Ketegangan khas derby memuncak ketika para pemain Nice murka terhadap sebuah insiden sikutan yang memicu keributan di tepi lapangan. Suasana memanas, para pemain cadangan ikut terlibat, dan wasit harus bekerja ekstra untuk menenangkan situasi. Menjelang akhir laga, suasana di tribune pendukung Marseille berubah semakin benderang dengan pertunjukan memukau yang sempat mengganggu jalannya pertandingan dan hampir membuat laga dihentikan. Pada akhirnya, pertandingan tetap berlanjut hingga peluit panjang, mengukuhkan kemenangan telak tuan rumah.
Hasil ini mengangkat Marseille ke puncak klasemen sementara dengan 28 poin dari 13 pertandingan. Paris Saint-Germain membuntuti di posisi kedua dengan 27 poin dan baru akan memainkan laga kandang pada Sabtu melawan Le Havre. Meski sedang diterpa badai cedera, PSG justru menunjukkan daya juang tinggi dalam dua pertandingan terakhir, menanganinya lewat gol-gol penentu setelah menit ke-90. Partai melawan Le Havre akan menjadi tolok ukur krusial: kemenangan akan mengembalikan PSG ke puncak, sementara terpeleset berarti Marseille bisa menjaga singgasananya lebih lama.
Di level individu, sorotan pantas mengarah pada Greenwood. Selain dua golnya, pergerakan tanpa bola dan variasi eksekusi penyelesaian menjadi momok pertahanan Nice. Kombinasinya dengan Aubameyang memperlihatkan keseimbangan antara mobilitas dan insting predator di kotak penalti. Weah dan Paixao menambah kedalaman ancaman dari sisi sayap, membuat Marseille terasa berbahaya dari berbagai sektor. Dengan komposisi seperti itu, Marseille tampak semakin percaya diri membidik konsistensi—hal yang sering menjadi pembeda antara kandidat juara dan sekadar kuda hitam.
Suhu kompetisi di papan atas juga dipastikan memanas sepanjang akhir pekan. Strasbourg akan menghadapi Lens yang kini berada di tiga besar; duel itu sekaligus membuka peluang bagi Panichelli untuk menyalip Greenwood dalam perburuan gol jika ia kembali produktif. Di tempat lain, sorotan lain tertuju pada Rennes kontra Monaco dengan kabar bahwa Paul Pogba diperkirakan akan kembali merumput setelah absen dua tahun—sebuah momen yang dinanti banyak pihak terlepas dari warna klub yang mereka dukung.
Bagi Marseille, kemenangan 5-1 ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah pernyataan kuasa, sebuah sinyal bahwa mereka tak hanya siap bersaing, tetapi juga siap memimpin. Dengan ritme yang sedang mengalun mulus dan lini depan yang tajam, OM menutup malam dengan optimisme, sementara semua mata kini tertuju ke Paris: mampukah PSG menjawab tekanan, atau justru membuka jalan bagi Marseille untuk memperpanjang masa tinggalnya di puncak Ligue 1?
-
09 May 2026Malam Ajaib di Schwarzwald: Kuebler Dua Gol, Freiburg Kejutkan Eropa dan Melaju ke Istanbul
-
08 May 2026Aston Villa Bangkit dengan Gemilang, Hancurkan Nottingham Forest dan Melangkah Gagah Menuju Final Istanbul
-
07 May 2026Dembélé Membungkam Allianz Arena, PSG Melaju ke Final Liga Champions untuk Pertahankan Mahkota Eropa
-
07 May 2026Emery: Masa Depan Aston Villa Tetap Cerah Meski Impian Liga Europa Kian Redup
-
05 May 2026Kembalinya Sang Pencetak Rekor: Lukaku Pulang ke Napoli, Belgia Kembali Bermimpi tentang Piala Dunia
-
05 May 2026Doku Selamatkan City dari Kekalahan, tapi Mimpi Gelar Makin Jauh saat Arsenal Tertawa Paling Akhir
-
04 May 2026Dua Gol, Dua Kemenangan Beruntun, dan Satu Nafas Lega: Tottenham Lolos dari Jurang Degradasi
-
04 May 2026Vinicius Junior Bikin Barcelona Gigit Jari, Real Madrid Menang Telak di Kandang Espanyol
-
02 May 2026Mimpi Pendek di Serie A Berakhir Pahit: Pisa dan Verona Terdegradasi, Venezia Melambung ke Puncak
-
30 Apr 2026Dua Raksasa Lapar Trofi Saling Mencengkeram: Drama Adu Penalti Warnai Semifinal Liga Champions yang Membara
HOT NEWS
TRENDING
#CAIRSCORE Cairbos Aston Villa Bangkit dengan Gemilang, Hancurkan Nottingham Forest dan Melangkah Gagah Menuju Final Istanbul Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Dembélé Membungkam Allianz Arena, PSG Melaju ke Final Liga Champions untuk Pertahankan Mahkota Eropa Cairscore –…
#CAIRSCORE Cairbos Emery: Masa Depan Aston Villa Tetap Cerah Meski Impian Liga Europa Kian Redup Cairscore – Unai…
#CAIRSCORE Cairbos Doku Selamatkan City dari Kekalahan, tapi Mimpi Gelar Makin Jauh saat Arsenal Tertawa Paling Akhir Cairscore…
#CAIRSCORE Cairbos Dua Gol, Dua Kemenangan Beruntun, dan Satu Nafas Lega: Tottenham Lolos dari Jurang Degradasi Cairscore –…
-
GOAT Messi, Pemegang Rekor Peraih Tropi Terbanyak
-
Kylian Mbappe Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru di Real Madrid
-
Premier League Musim 2024/2025 Segera Dimulai
-
Ballon d'Or 2024 Jatuh ke Tangan Rodri Menyisihkan Vinicius dan Bellingham
-
Paris Saint-Germain Tumbang, Kemenangan Atletico Madrid di Menit-menit Terakhir Membuat PSG Tersingkir Dari 24 Besar
-
Gol Martinez di menit ke-112, Antarkan Argentina Menjadi Juara Copa Amerika 2024
-
Harry Kane Membalas Kritikan Dengan Hat-trick dan Pecahkan Rekor Haaland di Bundesliga
-
Meriam London Menggasak Preston 3-0 Tanpa Balas di Piala Liga Inggris
-
Prancis Menyusul Mesir ke Semifinal Sepak Bola Olimpiade Paris 2024
-
Tottenham Buat Langkah Manchester City terhenti di Babak 16 besar Carabao Cup 2024/2025
-
Final Piala Presiden 2024, Arema FC Menantang Borneo FC
-
Mbappe Akhirnya Mencetak Gol dan Membawa Real Madrid Unggul 2-0 Atas Real Betis
-
Manchester United 2-0 PAOK, MU Raih Kemenangan Perdana di Liga Europa Berkat Brace Amad
-
Bali United Bertengger di Puncak Klasemen Liga 1 Setelah Kalahkan Persis Solo 3-0
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Akan Dijamu Arab Saudi
-
Liga 1 Indonesia : Semen Padang Ambruk, Borneo FC Berjaya
-
Menang Tipis 1-0 Atas Crystal Palace, Liverpool Bertengger Di Puncak Klasemen Premier League
-
Ronaldo Mengisyaratkan Tanggal Pensiun, Setelah Mencetak 910 Gol Dalam Karirnya
-
Mbappe Kembali Gagal Eksekusi Penalti, Real Madrid Kalah 1-2 Kontra Bilbao
-
Portugal Menang Tipis 2-1 Atas Kroasia, Ronaldo Capai Rekor 900 Gol