Cairnews Cairbos Berita Bola Terkini

#CAIRSCORE    Cairbos

Everton Permalukan Chelsea 3-0, Mimpi Liga Champions The Blues Kian Jauh

 

Cairscore – Harapan Chelsea untuk kembali merasakan panggung Liga Champions musim depan kini semakin tipis setelah mereka dihajar Everton dengan skor telak 3-0. Kekalahan ini datang di waktu yang paling buruk bagi The Blues, menjadi yang keempat secara berturut-turut dan menambah luka yang belum sempat mengering sejak awal pekan. Hanya beberapa hari sebelumnya, Chelsea harus menelan pil pahit tersingkir dari Liga Champions dengan agregat memalukan 2-8 di tangan juara bertahan Paris Saint-Germain. Kini, kekalahan dari Everton di kandang mereka sendiri seolah menjadi tamparan keras kedua yang membuat posisi pelatih Liam Rosenior kian dipertanyakan, padahal ia baru menjabat sekitar dua bulan lalu.

Pertandingan berlangsung di stadion baru Everton yang berkapasitas 53.000 penonton, dan tuan rumah tampil dengan penuh kepercayaan diri. Gol pertama lahir pada menit ke-33 melalui kaki Beto, penyerang Everton yang tampil memukau sepanjang laga. Adalah James Garner, gelandang yang baru saja merayakan panggilan perdananya ke timnas Inggris, yang menjadi aktor di balik gol pembuka itu. Umpannya yang cerdas dan terukur berhasil menembus barisan pertahanan Chelsea, memberikan ruang sempurna bagi Beto untuk mengelabui kiper Robert Sanchez dan menceploskan bola ke gawang. Gol itu seolah menjadi hadiah manis bagi Garner atas pencapaian pribadinya di pekan yang sama.

Tak lama setelah gol tersebut, giliran Jordan Pickford yang unjuk gigi di sisi lain lapangan. Kiper timnas Inggris itu melakukan penyelamatan gemilang atas tendangan keras Enzo Fernandez, seolah ingin menunjukkan perbedaan kualitas antara dirinya dan rekan sejawatnya di posisi yang sama, Robert Sanchez. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan satu gol untuk Everton.

Memasuki babak kedua, Chelsea berharap bisa memperbaiki keadaan. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Tak lama setelah menit ke-60, Sanchez kembali menjadi sorotan setelah gagal menghalau tembakan keras Beto. Bola yang seharusnya bisa diamankan justru meluncur begitu saja di antara kedua kakinya dan masuk ke gawang. Kesalahan yang sulit untuk diterima, terlebih di tengah persaingan ketat memperebutkan tiket Eropa. Gol kedua Beto itu sekaligus menggandakan keunggulan tuan rumah dan semakin mempertebal tekanan di pundak Chelsea.

Belum selesai nestapa The Blues, Everton menuntaskan pesta kemenangannya lewat gol ketiga yang dicetak Iliman Ndiaye. Proses gol ini berawal dari kerja sama apik yang lagi-lagi melibatkan Beto. Ia berhasil menerobos lini belakang Chelsea untuk menyundul umpan panjang Pickford, mengarahkan bola ke jalur yang tepat menuju Ndiaye. Pemain internasional Senegal itu menerima bola di dalam kotak penalti, kemudian melepaskan tembakan keras tanpa ampun ke sudut atas gawang. Sanchez tak berkutik. Gol ketiga itu menjadi penutup yang sempurna sekaligus menorehkan kemenangan terbaik Everton di kandang baru mereka sepanjang musim ini.

Di papan klasemen, perubahan pun langsung terasa. Everton melompat ke posisi ketujuh, hanya terpaut dua poin dari Chelsea yang stagnan di posisi keenam. Lebih dari itu, The Toffees kini hanya tertinggal tiga poin dari rival sekota mereka, Liverpool, dan terus mendekati zona lima besar yang menjadi incaran banyak tim musim ini. Menariknya, tempat di lima besar hampir bisa dipastikan memberikan tiket menuju Liga Champions musim depan, mengingat performa luar biasa klub-klub Inggris di kompetisi Eropa sepanjang musim ini.

Bagi Everton, kemenangan ini juga memiliki makna tersendiri karena untuk pertama kalinya musim ini mereka berhasil memenangkan dua laga kandang liga secara berturut-turut. Sebelumnya, mereka dikenal kerap kesulitan beradaptasi dengan nuansa stadion baru yang megah itu. Namun kini, angin segar mulai bertiup, dan momentum itu ingin terus dijaga jelang laga besar berikutnya, yakni Derby Merseyside pertama yang akan digelar di Stadion Hill Dickinson pada 19 April mendatang. Pertemuan sengit melawan Liverpool itu tentu akan menjadi ujian sekaligus panggung terbaik untuk membuktikan kebangkitan Everton.

Sementara itu, situasi Chelsea jauh dari kata menjanjikan. Selain harus menanggung beban empat kekalahan beruntun, jadwal mereka setelah jeda internasional pun tidak ramah. The Blues masih harus menghadapi Manchester City, Manchester United, dan Liverpool dalam tujuh laga tersisa. Perjalanan yang berat, dan tanpa perbaikan signifikan baik dari sisi performa maupun konsistensi, mimpi Chelsea untuk kembali ke Liga Champions tampaknya akan semakin sulit untuk diraih.

HOT NEWS

TRENDING

Malam Gemilang di Madrid: Bayern Tundukkan Raja Eropa, namun Mbappe Pastikan Pertempuran…

Flick Angkat Bicara: Yamal yang Emosional Adalah Berkah, Bukan Beban bagi Barcelona

Santiago Bernabeu Menanti: Real Madrid Taruhkan Warisan, Bayern Munich Datang dengan Lapar…

Gol Sundulan Belati Muriqi di Menit Tersisa Kubur Asa Madrid, Los Blancos…

Haaland Menghancurkan Segalanya: Hat-trick Mesin Norwegia Kubur Liverpool dalam Mimpi Buruk yang…

Scroll to Top